Rupiah Melemah ke Rp17.713 per Dolar AS di Awal Perdagangan
Nilai tukar rupiah menguat 50 poin pada pembukaan perdagangan Kamis, berada di level Rp17.713 per dolar AS.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 10.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pada awal perdagangan Kamis, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan pergerakan menguat dibandingkan posisi penutupan sebelumnya. Kurs komersial dibuka di angka Rp17.713 per dolar AS, menguat 50 poin atau setara 0,28 persen dari level penutupan sebelumnya yang berada di Rp17.763 per dolar AS. Pergerakan ini mencerminkan sedikit kebangkitan terhadap tekanan sebelumnya, meskipun masih berada dalam rentang fluktuatif yang biasa terjadi di pasar keuangan regional.
Pergerakan rupiah pada hari ini dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan penawaran di pasar valuta asing, serta sentimen terhadap pergerakan dolar AS secara global. Meskipun menguat di awal sesi, pergerakan ini belum menunjukkan kekuatan berkelanjutan, mengingat volatilitas pasar yang tetap tinggi akibat ketidakpastian ekonomi global. Investor tetap waspada terhadap perkembangan suku bunga dan kebijakan moneter di negara-negara maju.
Kenaikan nilai tukar rupiah pada awal hari ini menjadi sinyal positif bagi ekonomi domestik, terutama dalam konteks ketahanan nilai tukar terhadap tekanan eksternal. Namun, penguatan tersebut belum cukup untuk mengubah tren negatif yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Pemerintah dan otoritas moneter tetap memantau perkembangan secara ketat untuk memastikan stabilitas sistem keuangan.
Penguatan awal rupiah di hari ini menjadi perhatian bagi pelaku pasar, terutama dalam konteks likuiditas dan arus modal asing. Jika tren ini berlanjut, dapat membantu menekan tekanan inflasi dan memperkuat posisi cadangan devisa. Namun, kenaikan ini tetap bersifat sementara dan masih rentan terhadap perubahan sentimen global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

