Rupiah Melemah ke Rp17.762 per Dolar AS Pagi Ini
Rupiah bergerak melemah ke level Rp17.762 per dolar AS pada perdagangan Rabu pagi, dipengaruhi tekanan dari penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak global.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 11.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah tercatat melemah ke posisi Rp17.762 per dolar AS pada sesi perdagangan pagi hari, Rabu (2/9), turun 18 poin atau 0,10 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pergerakan ini mencerminkan tekanan terhadap mata uang domestik yang berlanjut di tengah kondisi pasar global yang tidak kondusif. Penurunan rupiah sejalan dengan tren pelemahan mata uang kawasan Asia, di mana sejumlah kurs utama mengalami depresiasi terhadap dolar AS.
Yuan China turun tipis 0,01 persen, peso Filipina melemah 0,42 persen, dan ringgit Malaysia tercatat melemah 0,12 persen. Sementara itu, dolar Singapura mengalami penurunan 0,02 persen, yen Jepang terdepresiasi 0,08 persen, sedangkan won Korea Selatan justru menguat 0,24 persen. Dolar Hong Kong tetap stabil dalam pergerakan hari ini. Di pasar mata uang utama negara maju, euro Eropa turun 0,10 persen, poundsterling Inggris melemah 0,07 persen, dan dolar Australia terdepresiasi 0,04 persen.
Dolar Kanada juga tercatat melemah 0,09 persen, sementara franc Swiss mengalami penurunan 0,18 persen. Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai bahwa melemahnya rupiah dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, termasuk eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah, lonjakan harga minyak mentah dunia, serta penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi AS. Faktor-faktor ini memperkuat dominasi dolar dalam perdagangan global.
Ia memproyeksikan pergerakan rupiah dalam hari ini akan berada dalam kisaran antara Rp17.700 hingga Rp17.800 per dolar AS. Proyeksi ini menunjukkan potensi volatilitas yang tetap tinggi dalam kondisi pasar yang sensitif terhadap perubahan geopolitik dan ekonomi global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

