Rupiah Menguat Dukung Sinyal Dovish The Fed
Penguatan rupiah terhadap dolar AS terjadi setelah pejabat The Fed menunjukkan sikap lebih longgar terhadap kebijakan suku bunga.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 10.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Jumat menguat 51 poin atau 0,29 persen, mencapai level Rp17.628 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp17.679. Penguatan ini didorong oleh pernyataan pejabat Federal Reserve yang menunjukkan sikap lebih moderat terhadap kenaikan suku bunga, yang berdampak pada melemahnya dolar AS secara global.
Kepala analis Doo Financial, Lukman Leong, menjelaskan bahwa pernyataan dovish dari Christopher Waller, salah satu anggota The Fed, menjadi katalis utama. Waller menyebut adanya tanda-tanda penurunan tekanan inflasi di berbagai sektor ekonomi AS, yang mengurangi urgensi kenaikan suku bunga dalam rapat mendatang.
Dengan indikasi tersebut, pasar mulai menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada September. Probabilitas kenaikan turun dari 63 persen menjadi 50 persen, menunjukkan kecenderungan pasar yang lebih netral. Sinyal ini memicu pergerakan spekulatif di pasar obligasi dan menambah daya beli rupiah terhadap dolar AS.
Prediksi pergerakan rupiah dalam waktu dekat berada dalam kisaran Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS, tergantung pada dinamika data ekonomi global dan kebijakan moneter AS. Penguatan ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi stabilitas nilai tukar dalam jangka pendek.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

