Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rusal Rencanakan Investasi Besar di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kerja sama strategis dengan Rusal, perusahaan aluminium terbesar dunia asal Rusia, untuk pengembangan fasilitas pengolahan di Indonesia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Rusal Rencanakan Investasi Besar di Indonesia
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan langkah strategis dalam sektor industri logam saat berdialog dalam forum Eastern Economic Forum di Vladivostok, Rusia, pada Kamis (3/9/2026). Ia menyampaikan bahwa perusahaan aluminium global, Rusal, berencana melakukan investasi skala besar di Indonesia, khususnya dalam pengembangan fasilitas pengolahan bahan baku. Kolaborasi ini mencakup sinergi dengan kelompok usaha lokal untuk memperkuat ekosistem industri dalam negeri.

Rusal, yang merupakan entitas produsen aluminium terbesar dunia, diketahui memiliki jangkauan bisnis dari pertambangan bauksit hingga peleburan logam. Kehadiran perusahaan ini diharapkan mendorong peningkatan kapasitas produksi dan penyerapan tenaga kerja nasional. Prabowo menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar investasi, tetapi bentuk kemitraan jangka panjang yang mendukung transformasi industri nasional.

Selain sektor aluminium, Presiden juga menyampaikan kemajuan kerja sama dalam industri pupuk. Ia mengungkapkan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan pupuk Indonesia dengan kelompok usaha besar Rusia. Proyek ini akan dibangun di wilayah Timur Jauh Rusia dan berbasis gas alam, dengan tujuan meningkatkan kapasitas produksi pupuk untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor.

Dengan dua proyek strategis ini, Presiden menilai hubungan bilateral Indonesia-Rusia telah mengalami perkembangan signifikan. Ia menekankan bahwa kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian industri nasional serta memperluas jaringan kerja sama internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya