Rusia Siapkan Serangan Besar ke Fasilitas Energi Ukraina
Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan persiapan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi Ukraina sebagai balasan atas serangan berkelanjutan Kyiv terhadap fasilitas energi dan bahan bakar di wilayah Rusia.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 09.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Pertahanan Federasi Rusia mengonfirmasi sedang mempersiapkan serangan skala besar terhadap fasilitas energi di Ukraina, menanggapi serangan berkelanjutan yang dilakukan militer Ukraina terhadap infrastruktur kritikal di wilayah Rusia. Pengumuman ini disampaikan melalui saluran Telegram pada hari Minggu, menyebut bahwa langkah tersebut merupakan respons atas aksi militer Ukraina yang terus mengganggu sistem pasokan energi dan bahan bakar di wilayah Moskow.
Serangan terbaru yang menghantam gudang amunisi di dekat Kyiv pada Jumat malam telah menewaskan 38 orang, dengan empat lainnya masih hilang. Insiden ini terjadi di desa Myla dan disebut sebagai salah satu serangan paling mematikan di Ukraina sepanjang tahun ini. Presiden Volodymyr Zelensky mengecam kondisi yang menyebabkan penyimpanan amunisi berada di lokasi yang berdekatan dengan permukiman sipil, menyebutnya sebagai akibat dari kelalaian serius.
Zelensky mengumumkan telah memulai penyelidikan resmi untuk mengetahui alasan mengapa bahan peledak disimpan di lokasi yang rentan terhadap serangan. Sementara itu, pasukan Rusia terus meningkatkan frekuensi serangan rudal ke kota-kota Ukraina, memperparah krisis pertahanan udara yang sudah terbatas. Di sisi lain, Ukraina tetap mempertahankan strategi balasan dengan melancarkan serangan drone jarak jauh ke kilang minyak dan pusat logistik di Rusia.
Para ahli keamanan nasional memperingatkan bahwa Ukraina berpotensi menghadapi musim dingin yang ekstrem akibat serangan sistematis terhadap jaringan listrik. Sejak April, Zelensky telah menekankan perlunya memastikan operasionalitas dan perlindungan maksimal terhadap infrastruktur kritis. Iryna Terekh, CEO perusahaan drone Fire Point, menegaskan bahwa Kyiv harus menyadari realitas ancaman yang mengintai, dengan musim dingin ini diprediksi lebih berat dibandingkan tahun sebelumnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Prancis Catat Kematian Pertama Akibat Virus Shamonda pada Manusia
Prancis melaporkan kematian pertama manusia akibat infeksi virus Shamonda, yang menyerang pasien dengan imunodefisiensi berat, menjadi kasus global pertama tanpa risiko kesehatan umum saat ini.
25 Oktober 2026

Widodo AS: Pahlawan Transisi Demokrasi yang Tak Terlupakan
Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia pada usia 82 tahun, meninggalkan warisan penting dalam proses reformasi lembaga negara pasca-Orde Baru.
25 Oktober 2026

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.04 WITA

Serangan di Gereja Karak Tewaskan Sembilan Orang, Raja Yordania Tegaskan Tindakan Tegas
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

Obama Sindir Renovasi Gedung Putih, Sebut Mirip Restoran Mewah
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

12 Orang Terluka dalam Penembakan Dekat Stadion FAMU
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

Singapura Jamin Stabilitas Energi Meski RI Kurangi Ekspor Gas
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

Bantuan Presiden Rp1,24 Triliun Disalurkan untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.02 WITA

Bima Ayman Modjo Luncurkan Single Perdana "Rindu yang Lirih
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.02 WITA

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.01 WITA

