Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rusia Siapkan Serangan Besar ke Fasilitas Energi Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan persiapan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi Ukraina sebagai balasan atas serangan berkelanjutan Kyiv terhadap fasilitas energi dan bahan bakar di wilayah Rusia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 09.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Rusia Siapkan Serangan Besar ke Fasilitas Energi Ukraina📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Pertahanan Federasi Rusia mengonfirmasi sedang mempersiapkan serangan skala besar terhadap fasilitas energi di Ukraina, menanggapi serangan berkelanjutan yang dilakukan militer Ukraina terhadap infrastruktur kritikal di wilayah Rusia. Pengumuman ini disampaikan melalui saluran Telegram pada hari Minggu, menyebut bahwa langkah tersebut merupakan respons atas aksi militer Ukraina yang terus mengganggu sistem pasokan energi dan bahan bakar di wilayah Moskow.

Serangan terbaru yang menghantam gudang amunisi di dekat Kyiv pada Jumat malam telah menewaskan 38 orang, dengan empat lainnya masih hilang. Insiden ini terjadi di desa Myla dan disebut sebagai salah satu serangan paling mematikan di Ukraina sepanjang tahun ini. Presiden Volodymyr Zelensky mengecam kondisi yang menyebabkan penyimpanan amunisi berada di lokasi yang berdekatan dengan permukiman sipil, menyebutnya sebagai akibat dari kelalaian serius.

Zelensky mengumumkan telah memulai penyelidikan resmi untuk mengetahui alasan mengapa bahan peledak disimpan di lokasi yang rentan terhadap serangan. Sementara itu, pasukan Rusia terus meningkatkan frekuensi serangan rudal ke kota-kota Ukraina, memperparah krisis pertahanan udara yang sudah terbatas. Di sisi lain, Ukraina tetap mempertahankan strategi balasan dengan melancarkan serangan drone jarak jauh ke kilang minyak dan pusat logistik di Rusia.

Para ahli keamanan nasional memperingatkan bahwa Ukraina berpotensi menghadapi musim dingin yang ekstrem akibat serangan sistematis terhadap jaringan listrik. Sejak April, Zelensky telah menekankan perlunya memastikan operasionalitas dan perlindungan maksimal terhadap infrastruktur kritis. Iryna Terekh, CEO perusahaan drone Fire Point, menegaskan bahwa Kyiv harus menyadari realitas ancaman yang mengintai, dengan musim dingin ini diprediksi lebih berat dibandingkan tahun sebelumnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya