Saham ENRG Anjlok 5% Pasca Perjanjian Kerja Sama Migas Internasional
Saham ENRG turun 5% menjadi Rp1.100,5 per lembar setelah pengumuman kerja sama dengan perusahaan minyak asal AS senilai US$200 juta.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 17.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Hari ini, Kamis (8/10/2026), saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mengalami penurunan signifikan sebesar 5%, menetap di level Rp1.100,5 per saham pada sesi perdagangan pagi. Penurunan ini terjadi hanya sehari setelah perusahaan mengumumkan perjanjian strategis dengan HighPeak Energy, Inc., perusahaan energi asal Amerika Serikat yang berbasis di Fort Worth, Texas. Perjanjian tersebut melibatkan pembelian saham preferen konversi senilai US$200 juta, setara sekitar Rp3,6 triliun, sebagai bagian dari ekspansi bisnis internasional ENRG.
Volume perdagangan saham ENRG mencapai 46,94 juta lembar dengan frekuensi transaksi sebanyak 6.330 kali, membukukan nilai transaksi mencapai Rp48,28 miliar. Pergerakan saham berada dalam kisaran Rp1.005 hingga Rp1.060 sepanjang hari. Penurunan harga saham tersebut dipengaruhi oleh reaksi pasar terhadap skema investasi baru yang melibatkan aset asing dan mekanisme konversi saham preferen, meskipun belum membawa dampak langsung terhadap operasional perusahaan.
HighPeak Energy, yang fokus pada eksplorasi dan pengembangan hidrokarbon di Midland Basin, West Texas, telah mencatat rata-rata produksi harian sebesar 45.456 barel setara minyak per hari (BOEPD) dalam periode enam bulan hingga 30 Juni 2026. Dalam perjanjian tersebut, saham preferen yang dibeli ENRG dapat dikonversi menjadi saham biasa HighPeak sesuai ketentuan yang telah disepakati. Proses ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat portofolio aset global.
Manajemen ENRG menegaskan bahwa fokus utama pertumbuhan tetap pada sinergi antara ekspansi organik dan anorganik. Perusahaan akan terus memperbesar produksi, meningkatkan efisiensi aset yang dimiliki, serta secara konsisten mengevaluasi peluang akuisisi dan investasi di dalam negeri maupun pasar internasional. Kerja sama dengan HighPeak Energy menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung visi jangka panjang ENRG sebagai pemain energi yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

IHSG Melemah Akibat Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indeks saham utama Indonesia turun 1,88% ke level 6.031, dipicu kekhawatiran atas kemungkinan kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed di akhir 2026.
8 Oktober 2026

Pertumbuhan Ekonomi Tidak Cukup Tanpa Keadilan Sosial
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menekankan pentingnya berpikir berbasis data dan kepemimpinan solutif untuk mengatasi ketimpangan meski ekonomi tumbuh pesat.
8 Oktober 2026

Biaya Haji 2027 Naik, Pemerintah Jamin Beban Peserta Tetap Terkendali
Kemenhaj dan DPR tetapkan BPIH 2027 sebesar Rp98,47 juta per orang, dengan subsidi Presiden menekan beban pelunasan peserta hingga Rp23,05 juta.
8 Oktober 2026

Prabowo: Investasi di Indonesia Harus Dijaga Seperti Keluarga
Presiden Prabowo meminta pemerintah melindungi semua investor seperti anggota keluarga, menekankan komitmen menjaga keamanan dan keberlanjutan investasi strategis di Kawasan Industri Weda Bay.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Bechi Kembali Dibui Setelah Bebas Bersyarat Dicabut
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

KPK Periksa Empat Saksi Terkait Kasus Korupsi di BPN
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

KNMP Sungai Padang Segera Beroperasi, Fokus Perkuat Ekonomi Nelayan
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

Pengamat Hukum Soroti Penerapan RJ pada Kasus Narkoba Anggota DPRD
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

KPK Periksa Belasan Swasta dan ASN Terkait Kasus Suap Bupati Langkat
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

Surabaya Perluas Bopda untuk Ponpes, Dorong Keadilan Pendidikan
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA

Gubernur Dorong ITK Jadi Pusat Inovasi untuk IKN
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA

Pelaku Kekerasan yang Tewaskan Korban Diamankan di TTS
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA

