Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pelaku Kekerasan yang Tewaskan Korban Diamankan di TTS

Terduga pelaku kekerasan hingga korban tewas di Tasikmalaya berhasil diringkus di Kabupaten Timor Tengah Selatan berkat kerja sama antarkepolisian lintas wilayah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Pelaku Kekerasan yang Tewaskan Korban Diamankan di TTS📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Tim gabungan dari Unit Resmob Polda Nusa Tenggara Timur dan Satreskrim Polres Timor Tengah Selatan berhasil menangkap V.A.T. (23), terduga pelaku kekerasan yang menyebabkan kematian korban di Tasikmalaya, Jawa Barat. Penangkapan dilakukan pada hari Kamis sekitar pukul 06.00 WITA di rumah keluarganya, wilayah Oepuah, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten TTS, setelah sebelumnya menerima permintaan bantuan dari Polres Tasikmalaya Kota.

Proses pengejaran dimulai pada Rabu malam, sekitar pukul 23.00 WITA, saat tim Resmob Polda NTT yang dipimpin Iptu Florentinus Jati Pranowo Tegu bergerak menuju wilayah TTS. Setelah tiba di lokasi sekitar pukul 01.30 WITA, tim langsung berkoordinasi dengan jajaran Polres TTS untuk melakukan penyelidikan berdasarkan informasi keberadaan tersangka. Koordinasi intensif antarunit menjadi kunci keberhasilan penangkapan dalam waktu singkat.

Kasus ini bermula pada 30 Agustus pukul 02.50 WIB, saat korban yang sedang mengendarai sepeda motor diduga diserang oleh V.A.T. dengan menendang kendaraannya hingga terjatuh. Korban kemudian mengalami kejang-kejang dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Peristiwa tersebut menjadi dasar penyelidikan oleh Polres Tasikmalaya Kota, yang kemudian meminta bantuan ke Polda NTT untuk melacak pelaku yang diduga melarikan diri ke wilayah NTT.

Polda NTT menegaskan bahwa penanganan hukum selanjutnya menjadi kewenangan Polres Tasikmalaya Kota sebagai pihak yang berwenang menangani perkara tersebut. Namun, Polda NTT tetap memberikan dukungan penuh dalam bentuk koordinasi dan bantuan operasional. Penangkapan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjalankan penegakan hukum secara nasional, meski melibatkan wilayah yang berjauhan.

Kerja sama lintas wilayah dan lintas satuan menjadi fondasi utama dalam penyelesaian kasus ini. Kepolisian menegaskan bahwa sinergi antarinstansi, baik di tingkat daerah maupun pusat, menjadi elemen penting dalam menjamin keadilan dan kecepatan penyelesaian perkara. Penangkapan V.A.T. menunjukkan efektivitas sistem pelacakan dan penegakan hukum yang terintegrasi secara nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya