Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

PNM Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Penerbitan Bond dan Sukuk Sosial

PNM berhasil menghimpun dana Rp2,59 triliun melalui penerbitan Orange Bond dan Orange Sukuk 2026, tercatat oversubscribed 1,73 kali dari target.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 15.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
PNM Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Penerbitan Bond dan Sukuk Sosial📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) berhasil meraup dana sebesar Rp2,59 triliun melalui penerbitan dua instrumen keuangan berwawasan sosial, yakni Obligasi Berwawasan Sosial Orange dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Orange 2026, pada bulan September 2026. Penerbitan yang dilakukan secara bersamaan mencatatkan oversubscribed sebesar 1,73 kali dari target awal Rp1,50 triliun, menunjukkan minat tinggi dari kalangan investor terhadap produk keuangan yang berdampak sosial. Kedua instrumen memiliki tenor masing-masing 1 dan 3 tahun, dengan tingkat kupon 7,05% dan 7,10% per tahun, dirancang khusus untuk memperluas akses pembiayaan bagi perempuan pengusaha ultra mikro.

Penerbitan ini menjadi bagian dari komitmen strategis PNM dalam mendukung program Mekaar, yang secara konsisten menjangkau perempuan pelaku usaha di wilayah terpencil di seluruh Indonesia. Melalui instrumen keuangan berbasis prinsip gender, PNM menegaskan bahwa pendanaan bukan sekadar transaksi finansial, melainkan alat transformasi sosial yang mendorong penguatan kapasitas ekonomi perempuan. Dengan mengikuti Orange Bond Principles, seluruh proses penerbitan menekankan alokasi modal berperspektif gender, inklusivitas, serta transparansi dalam penggunaan dana.

Direktur Utama PNM menegaskan bahwa akses pembiayaan yang berkelanjutan harus diikuti dengan pendampingan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa manfaat dari program ini melampaui individu, membawa dampak pada kesejahteraan keluarga dan penguatan ekonomi lokal. Dengan modal yang terhimpun, PNM mampu memperkuat layanan pembiayaan dan pendampingan bagi nasabah Mekaar, yang seringkali menghadapi tantangan kompleks seperti keterbatasan modal, manajemen keuangan, akses pasar, serta rendahnya kepercayaan diri dalam berwirausaha.

Penerbitan dilakukan secara resmi pada 18 September 2026, dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 21 September 2026. Hasilnya menjadi bukti nyata bahwa model pembiayaan berbasis sosial mampu menarik minat pasar, bahkan di tengah dinamika pasar keuangan global yang menantang. PNM menegaskan bahwa tujuan utama dari penerbitan ini bukan hanya memperoleh dana, melainkan memperkuat ekosistem pemberdayaan perempuan ultra mikro yang berkelanjutan dan inklusif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya