Tanggul Laut Berbasis Alam Siap Dibangun di Demak Oktober Ini
Proyek tanggul laut raksasa berbasis alam akan dimulai dengan peletakan batu pertama melalui penanaman mangrove di Timbulsloko, Demak, Oktober 2024.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 15.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah resmi menetapkan Oktober 2024 sebagai momen dimulainya pembangunan tanggul laut raksasa yang mengedepankan solusi alam. Alih-alih mengandalkan struktur beton atau infrastruktur keras, langkah awal proyek ini akan difokuskan pada penanaman mangrove di kawasan Timbulsloko, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Keputusan ini menjadi bagian dari strategi hibrida dalam menghadapi ancaman abrasi dan kenaikan permukaan air laut.
Pendekatan berbasis alam ini dipilih karena dinilai lebih berkelanjutan dan mampu memperkuat daya tahan pesisir secara alami. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menegaskan bahwa penerapan solusi berbasis alam akan diterapkan di wilayah yang masih memiliki potensi regenerasi ekosistem. Di wilayah yang telah mengalami kerusakan parah seperti Teluk Jakarta, tetap akan dibangun tanggul fisik sebagai upaya mitigasi darurat.
Proses pembentukan benteng alam dari mangrove membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk tumbuh menjadi kawasan yang padat dan efektif dalam memecah ombak. Karena itu, penanaman awal ini menjadi langkah krusial untuk mempercepat pembentukan ekosistem pelindung. Dalam prosesnya, mangrove tidak hanya berfungsi sebagai peredam gelombang, tetapi juga berperan dalam mencegah intrusi air laut ke daratan.
Pendanaan proyek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pendekatan pendanaan multisektor ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjadikan proyek ini sebagai bagian dari upaya kolaboratif dalam membangun ketahanan pesisir secara berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Truk Listrik Bisa Hemat Subsidi Solar Rp161 T, Tantangan Infrastruktur Jadi Fokus
Pemerintah berpotensi menghemat subsidi solar hingga Rp161 triliun jika sektor logistik beralih ke truk listrik, sejalan dengan upaya mengurangi ketergantungan impor bahan bakar fosil.
8 Oktober 2026

Jakarta Perkuat Kolaborasi Film Internasional dengan Busan
Kunjungan Wagub DKI ke Busan bertujuan memperdalam kerja sama di bidang perfilman melalui fasilitasi produksi, pengembangan lokasi, dan peningkatan kapasitas SDM.
7 Oktober 2026

Tol Indonesia Siap Bebas Truk ODOL 2027
Pemerintah menegaskan target pencapaian jalan tol bebas truk over dimension over load (ODOL) pada 1 Januari 2027, dengan sejumlah langkah teknis dan integrasi sistem pengawasan.
7 Oktober 2026

Data Center AI Harus Seimbangkan Kebutuhan Publik dan Digital
Menteri Komunikasi dan Digital menegaskan pembangunan data center AI harus mempertimbangkan ketersediaan energi dan air demi menjaga kestabilan layanan publik.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Danantara Resmikan Gabungan 23 Kawasan Industri 5 November 2026
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.43 WITA

Syarat Nasabah Prioritas di Tiga Bank Besar, Minimal Rp1 Miliar
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.43 WITA

OJK Cabut Izin PT Porto Ventura Kapital karena Tak Bisa Disehatkan
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.43 WITA

IHSG Terpuruk ke Level 6.083 Akibat Tekanan Global
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.43 WITA

IHSG Terkoreksi 1,03% di Tengah Tekanan Global
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.43 WITA

Empat BUMN Karya Segera Digabung, Waskita dan WIKA Masih Menunggu Proses
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.42 WITA

PNM Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Penerbitan Bond dan Sukuk Sosial
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.42 WITA

Pertamina Perkuat Transisi Energi dengan PLTS, Biofuel, dan Teknologi Penangkapan Karbon
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.41 WITA

