Gen Z Pilih Earphone Kabel, Tren Kembali ke Era Analog
Generasi Z kembali memilih earphone kabel karena estetika Y2K, kepraktisan tanpa baterai, sinyal fokus, dan kualitas suara stabil tanpa delay.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 12.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Generasi Z kini menunjukkan preferensi baru dalam penggunaan perangkat audio dengan kembali memilih earphone berkabel di tengah dominasi earbud nirkabel. Fenomena ini bukan sekadar nostalgia, melainkan bentuk ekspresi gaya hidup yang menekankan kenyamanan, keberlanjutan, dan nilai estetika. Kebiasaan memakai kabel yang dulu dianggap kuno kini dijadikan simbol identitas, khususnya melalui tren visual yang terinspirasi dari era 1990-an hingga awal 2000-an.
Kemunculan kembali earphone kabel didukung oleh tren fashion di media sosial, di mana selebriti seperti Bella Hadid dan Jacob Elordi menjadi panutan melalui penampilan mereka yang menggunakan perangkat berkabel. Di platform seperti TikTok dan Instagram, istilah seperti "Wired It Girls" muncul sebagai bagian dari gerakan budaya yang mengangkat nilai vintage sebagai bentuk keaslian dan keberbedaan.
Salah satu alasan utama adalah penghindaran dari kelelahan digital akibat kebutuhan terus-menerus mengisi daya perangkat. Dengan earphone kabel, pengguna tidak perlu khawatir baterai habis atau harus melakukan pairing ulang. Cukup colokkan ke port audio, dan perangkat langsung berfungsi—sistem plug-and-play yang sederhana namun efektif dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, kabel menjadi alat komunikasi nonverbal yang efisien di ruang publik. Bentuk fisik yang jelas menciptakan sinyal visual bahwa pengguna sedang fokus dan tidak ingin diganggu, berfungsi sebagai bentuk digital detox yang halus. Di sisi teknis, transmisi kabel menjamin kualitas suara tanpa delay atau kompresi, serta lebih tahan lama dibanding TWS yang rentan kehilangan satu sisi. Keberadaan kabel juga dianggap lebih ekonomis dalam jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah
BMKG memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat serta angin kencang di 10 provinsi pada 8 Oktober 2026, meski tak ada wilayah dalam status Siaga atau Awas.
8 Oktober 2026

TikTok dan Meta Perketat Akses Anak, Komdigi Soroti Efektivitas Perlindungan
Pemerintah melaporkan peningkatan pemblokiran akun anak di TikTok dan Instagram, sementara fokus utama kini beralih ke efektivitas fitur keamanan dan edukasi pengguna.
8 Oktober 2026

Pemprov DKI Perkuat Langkah Terpadu Tangani Polusi Udara
Pemprov DKI Jakarta memperjelas strategi penanganan polusi udara melalui pengembangan transportasi massal, ruang hijau, dan koordinasi lintas wilayah.
8 Oktober 2026

Solusi Polusi Jakarta Harus Kolaboratif Lintas Wilayah
Penanganan polusi udara di Jakarta memerlukan pendekatan terpadu melampaui batas administratif, berdasarkan wilayah tangkapan udara dan kerja sama intensif dari semua pihak terkait.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pemerintah DKI Percepat Proses Sertifikasi Tanah dalam 10 Hari
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.22 WITA

NasDem Periksa Dugaan Usul Pemakzulan Gibran
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.22 WITA
Pemblokiran Situs Judi Online Dapat Dukungan dari Pengguna
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.22 WITA

Indonesia Siap Jadi Pusat Hilirisasi Mineral untuk Dukung AI Global
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.21 WITA

Prancis Rilis 10 Juta Barel Solar dari Cadangan untuk Stabilkan Harga BBM
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.21 WITA

Penyaluran KUR dan UMi di Sultra Tembus Rp3,77 Triliun hingga September 2026
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.20 WITA

Norwegia Ajukan Bantuan AS Selidiki Mantan Sekjen Majelis Eropa
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.20 WITA

Kapolda dan Wakapolda Metro Ucapkan Terima Kasih dan Permohonan Maaf Sebelum Mutasi
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.19 WITA

