Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Cadangan Devisa Turun Tipis di September 2026

Cadangan devisa Indonesia menyusut USD 200 juta menjadi USD 146,3 miliar pada September 2026, didorong pembayaran utang luar negeri dan stabilisasi rupiah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 09.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Cadangan Devisa Turun Tipis di September 2026📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2026 tercatat sebesar USD 146,3 miliar, mengalami penurunan tipis dibandingkan posisi bulan sebelumnya yang berada di angka USD 146,5 miliar. Penurunan tersebut terjadi sebagai respons terhadap kebutuhan likuiditas dalam rangka memenuhi pembayaran utang luar negeri pemerintah yang jatuh tempo.

Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah dinamika pasar keuangan global. Pemerintah dan Bank Indonesia memastikan bahwa penurunan cadangan devisa tidak mengindikasikan tekanan pada kesehatan ekonomi makro secara signifikan.

Menurut pernyataan resmi dari Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, penurunan cadangan devisa bersifat terkendali dan sesuai dengan kebijakan moneter yang telah direncanakan. Langkah tersebut diambil untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan likuiditas dan konsistensi stabilitas nilai tukar.

Pemantauan terhadap posisi cadangan devisa tetap dilakukan secara ketat, dengan mempertimbangkan berbagai faktor eksternal seperti fluktuasi kurs, arus modal, serta kebijakan moneter global. Penurunan yang terjadi tetap berada dalam batas aman dan tidak menimbulkan risiko sistemik terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya