Harga Telur Jeblok, Peternak Minta Bantuan Stabilisasi Jagung
Peternak ayam petelur di seluruh Indonesia mengeluhkan anjloknya harga telur dan melonjaknya harga jagung, meminta intervensi pemerintah melalui Presiden Prabowo dan Bulog untuk menjamin pasokan pakan dan penyerapan produksi.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 09.13 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto menyatakan komitmennya untuk menyampaikan keluhan serius dari peternak ayam petelur kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan bahwa keberhasilan swasembada telur tidak hanya diukur dari produksi, tetapi juga dari kelayakan ekonomi peternak. Dalam rapat dengan Pengurus Pinsar Petelur Nasional (PPN), Titiek menegaskan bahwa kondisi harga telur yang jauh di bawah harga acuan pembelian (HAP) Rp26.500 per kilogram, bahkan menyentuh Rp17.100 pada Juni, telah membuat peternak mengalami kerugian hingga Rp7.000 per kilogram per hari.
Peternak mengeluhkan tekanan ganda: harga jual telur turun, sementara biaya produksi, terutama pakan jagung, terus meningkat. Di Lampung, harga jagung mencapai Rp8.400 per kg, sedangkan di Nusa Tenggara Barat mencapai Rp7.700 per kg. Dengan pasokan yang menipis, sejumlah peternak bahkan terpaksa menutup kandang karena tidak mampu membeli pakan. Seorang peternak perempuan dari Blitar terlihat menangis saat menyampaikan bahwa keluarganya hanya bertahan karena bantuan jagung dari Bulog, yang kini juga tersendat.
Titiek berjanji akan berkoordinasi langsung dengan Menteri Pertanian dan meminta Bulog memperkuat peran dalam menstabilkan harga jagung. Ia menekankan pentingnya rapat terbatas (ratas) antar kementerian untuk mengintegrasikan kebijakan penyerapan telur melalui program pemerintah dan pengendalian harga pakan. Dengan kondisi kemarau panjang dan El Nino yang diproyeksikan berlanjut hingga Februari, kebutuhan jagung peternak diperkirakan mencapai 223 ribu ton dalam lima bulan ke depan.
Namun, realitas pasokan menunjukkan ketidaksesuaian. Meskipun telah disetujui alokasi 150 ribu ton jagung untuk peternak hingga Desember, sisa stok Bulog setelah tahap I dan II program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hanya sekitar 30 ribu ton. Dari total 500 ribu ton yang dimaksudkan, izin impor hanya disetujui 241 ribu ton, dan 213 ribu ton telah digunakan. Sisa yang tersedia jauh di bawah kebutuhan, membuat peternak khawatir usahanya akan hancur tanpa intervensi segera.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

UU Perlindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Larangan Tahan Ijazah Jadi Sorotan
Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan resmi berlaku setelah disahkan DPR RI, dengan fokus utama pada pelarangan menahan ijazah dan perlindungan hak pekerja secara komprehensif.
8 Oktober 2026

Harga LPG Subsidi 3 Kg Tetap Stabil di Oktober 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga LPG 3 kg bersubsidi tidak naik hingga akhir tahun, sementara LPG non subsidi mengalami kenaikan di berbagai wilayah.
8 Oktober 2026

Cadangan Devisa Turun Tipis di September 2026
Cadangan devisa Indonesia menyusut USD 200 juta menjadi USD 146,3 miliar pada September 2026, didorong pembayaran utang luar negeri dan stabilisasi rupiah.
8 Oktober 2026

Pekerja Digital dan Konten Kreator Resmi Masuk Definisi Pekerja di UU Baru
Undang-undang baru perlindungan ketenagakerjaan secara resmi mengakui pekerja digital platform dan kreator konten sebagai bagian dari definisi pekerja, dengan jaminan upah dan perlindungan sosial yang diatur dalam peraturan turunan.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Swasta Diperkuat, Hambatan Investasi Diselesaikan Langsung
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.18 WITA

Trump Sambut Kerja Sama Militer Turki-Pakistan untuk Arab Saudi
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.18 WITA

Pemerintah Siapkan Stimulus Tiket Pesawat Nataru 2026–2027
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.18 WITA

Jaguar Meluncurkan Type 01, Mobil Listrik Mewah dengan Jarak Tempuh 724 Km
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA

Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Dorong Efisiensi Operasional
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham POLA dan CSMI
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA

Investasi Rp3,6 Triliun ke Migas AS, ENRG Perluas Portofolio Global
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA

Dana Haji Tetap Stabil, BPKH Tegaskan Tidak Akan Habis 2027
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA

