Pemprov DKI Perkuat Langkah Terpadu Tangani Polusi Udara
Pemprov DKI Jakarta memperjelas strategi penanganan polusi udara melalui pengembangan transportasi massal, ruang hijau, dan koordinasi lintas wilayah.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 12.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan serangkaian langkah strategis dalam upaya menekan tingkat polusi udara yang masih berada jauh di atas ambang batas aman WHO. Wakil Kepala Bappeda DKI menekankan pentingnya perluasan sistem transportasi publik sebagai solusi utama, termasuk pengembangan MRT Fase 2 yang ditargetkan beroperasi hingga Monas pada 2027 dan mencapai Kota Tua pada 2029. Dengan cakupan layanan yang telah mencapai hampir 92 persen, integrasi MRT, LRT, TransJakarta, dan JakLingko menjadi fondasi utama pengurangan emisi dari sektor transportasi.
Selain infrastruktur, pemerintah menekankan peran ruang terbuka hijau dalam menstabilkan mikroklimat dan menyerap partikel berbahaya. Menurutnya, ruang hijau bukan sekadar elemen estetika, melainkan komponen krusial dalam sistem penanggulangan polusi udara secara berkelanjutan. Pemprov juga turut serta dalam pembahasan Rancangan Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Pembangunan Kawasan Aglomerasi (RIPKA), yang menjadi dasar kerangka kerja regional dalam mengatasi persoalan lingkungan yang melampaui batas administratif.
Data dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menunjukkan kadar PM2.5 di Jakarta mencapai 34 mikrogram per meter kubik, melebihi ambang batas WHO sebanyak 6,8 kali lipat. Sebagian besar emisi berasal dari aktivitas manusia, dengan kendaraan bermotor menyumbang 59 persen dari total polusi. Kontribusi terbesar berasal dari kendaraan diesel (33,1 persen), kendaraan bensin (26,2 persen), dan senyawa sulfate sekunder (20,4 persen), diikuti pembakaran batubara (5,5 persen) dan sampah (5 persen).
Untuk menangani tantangan ini secara menyeluruh, Deftrianov menyebut tiga pilar utama: tata kelola metropolitan yang lebih terkoordinasi, kesepakatan strategis bersama antarwilayah, serta sistem pemantauan data yang terintegrasi. Ia menekankan perlunya lembaga koordinasi seperti Dewan Aglomerasi Jakarta untuk memastikan pelaksanaan kebijakan lintas daerah, termasuk melibatkan sektor swasta dan badan utilitas seperti PLN. Pengalaman mengatasi banjir besar tahun 2020 menjadi acuan, di mana tiga gubernur, delapan wali kota, dan lima menteri berhasil menyusun kerangka kerja bersama.
Studi ITB juga mengungkap bahwa sekitar 38,51 persen polusi udara di Jakarta berasal dari kota-kota penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Hal ini menegaskan bahwa penanganan polusi tidak bisa dilakukan secara unilateral, melainkan memerlukan kolaborasi regional yang lebih kuat, terencana, dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gen Z Pilih Earphone Kabel, Tren Kembali ke Era Analog
Generasi Z kembali memilih earphone kabel karena estetika Y2K, kepraktisan tanpa baterai, sinyal fokus, dan kualitas suara stabil tanpa delay.
8 Oktober 2026

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah
BMKG memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat serta angin kencang di 10 provinsi pada 8 Oktober 2026, meski tak ada wilayah dalam status Siaga atau Awas.
8 Oktober 2026

TikTok dan Meta Perketat Akses Anak, Komdigi Soroti Efektivitas Perlindungan
Pemerintah melaporkan peningkatan pemblokiran akun anak di TikTok dan Instagram, sementara fokus utama kini beralih ke efektivitas fitur keamanan dan edukasi pengguna.
8 Oktober 2026

Solusi Polusi Jakarta Harus Kolaboratif Lintas Wilayah
Penanganan polusi udara di Jakarta memerlukan pendekatan terpadu melampaui batas administratif, berdasarkan wilayah tangkapan udara dan kerja sama intensif dari semua pihak terkait.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pemerintah DKI Percepat Proses Sertifikasi Tanah dalam 10 Hari
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.22 WITA

NasDem Periksa Dugaan Usul Pemakzulan Gibran
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.22 WITA
Pemblokiran Situs Judi Online Dapat Dukungan dari Pengguna
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.22 WITA

Indonesia Siap Jadi Pusat Hilirisasi Mineral untuk Dukung AI Global
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.21 WITA

Prancis Rilis 10 Juta Barel Solar dari Cadangan untuk Stabilkan Harga BBM
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.21 WITA

Penyaluran KUR dan UMi di Sultra Tembus Rp3,77 Triliun hingga September 2026
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.20 WITA

Norwegia Ajukan Bantuan AS Selidiki Mantan Sekjen Majelis Eropa
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.20 WITA

Kapolda dan Wakapolda Metro Ucapkan Terima Kasih dan Permohonan Maaf Sebelum Mutasi
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.19 WITA

