Prancis Rilis 10 Juta Barel Solar dari Cadangan untuk Stabilkan Harga BBM
Prancis menyalurkan 10 juta barel diesel dari cadangan strategis ke pasar dalam tiga bulan, sebagai respons terkoordinasi G7 terhadap kenaikan harga BBM akibat ketegangan Timur Tengah.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 12.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Prancis mengambil langkah konkret untuk menekan lonjakan harga bahan bakar dengan menyediakan 10 juta barel diesel dari cadangan nasional kepada penyalur di dalam negeri. Keputusan ini merupakan implementasi dari kesepakatan G7 yang dipimpin Presiden Emmanuel Macron, yang menyetujui penggunaan cadangan minyak darurat untuk menstabilkan pasar global. Langkah ini diumumkan oleh Perdana Menteri Sebastien Lecornu dalam pidato publik, menyusul rapat darurat antar negara anggota G7 pada akhir pekan sebelumnya.
Pembebasan cadangan tersebut akan berlangsung selama tiga bulan dan telah disahkan melalui dekret yang akan segera ditandatangani oleh pemerintah. Bahan bakar yang disalurkan berasal dari stok yang dibeli sebelum kenaikan harga global, sehingga penyaluran dilakukan dengan harga yang mencerminkan biaya penyimpanan, bukan harga pasar saat ini. Tujuannya adalah mengurangi beban konsumen tanpa merusak stabilitas pasar jangka panjang.
Menurut Lecornu, kebijakan ini diperkirakan mampu menurunkan harga bahan bakar di pompa bensin hingga 12 hingga 18 sen euro per liter. Data terbaru menunjukkan bahwa pada bulan September, harga diesel di Prancis mencapai rekor tertinggi sebesar 2,41 euro per liter, sedangkan bensin berada pada level 2,2 euro per liter—angka yang mencerminkan tekanan ekstrem akibat gangguan pasokan global.
Kenaikan harga tersebut dipicu oleh ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya setelah eskalasi konflik terkait Iran pada Februari lalu. Peristiwa ini secara signifikan mengganggu aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur kunci distribusi minyak, produk turunan, dan gas alam cair. Dampaknya, harga energi melonjak di berbagai negara Eropa dan dunia. Menteri Keuangan Prancis, Roland Lescure, memperkirakan tekanan harga akan bertahan dalam waktu cukup lama tanpa intervensi koordinasi internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah DKI Percepat Proses Sertifikasi Tanah dalam 10 Hari
Gubernur DKI Jakarta menargetkan penyelesaian peralihan hak tanah dalam waktu maksimal 10 hari kerja melalui skema PERINTIS, dengan fokus pada integrasi data dan koordinasi antarlembaga.
8 Oktober 2026

NasDem Periksa Dugaan Usul Pemakzulan Gibran
Partai NasDem memastikan akan memverifikasi surat beredar yang menyebut anggotanya mengusulkan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, menyusul putusan MK yang menolak gugatan terkait syarat pencalonannya.
8 Oktober 2026

Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 24 Ribu Siswa di Belitung
Program Makan Bergizi Gratis di Belitung berhasil menjangkau 24.000 siswa dari SD hingga SMA dengan dukungan 11 dapur operasional dan perluasan jangkauan melalui tiga dapur baru.
8 Oktober 2026

Kemenkes Siapkan Regulasi Perkuat Ekosistem Plasma Nasional
Kemenkes sedang menyusun regulasi untuk membangun ekosistem plasma nasional yang mandiri, berkelanjutan, dan mampu memenuhi kebutuhan terapi berbasis plasma bagi pasien dengan penyakit langka dan kronis.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya
Pemblokiran Situs Judi Online Dapat Dukungan dari Pengguna
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.22 WITA

Indonesia Siap Jadi Pusat Hilirisasi Mineral untuk Dukung AI Global
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.21 WITA

Penyaluran KUR dan UMi di Sultra Tembus Rp3,77 Triliun hingga September 2026
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.20 WITA

Norwegia Ajukan Bantuan AS Selidiki Mantan Sekjen Majelis Eropa
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.20 WITA

Kapolda dan Wakapolda Metro Ucapkan Terima Kasih dan Permohonan Maaf Sebelum Mutasi
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.19 WITA

Polrestro Jakut Musnahkan Obat Ilegal Senilai Rp15 Miliar
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.19 WITA

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam Paling Tinggi, Galeri24 Terjangkau
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.18 WITA

Danantara Tunda Setor Dividen ke APBN 2026 dan 2027
Kamis, 8 Oktober 2026, 12.18 WITA

