Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

BMKG memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat serta angin kencang di 10 provinsi pada 8 Oktober 2026, meski tak ada wilayah dalam status Siaga atau Awas.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 12.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 7 hingga 9 Oktober 2026, menyoroti risiko hujan lebat dan angin kencang di sejumlah provinsi di Indonesia. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Papua Pegunungan, dan Papua. Tidak ada daerah yang berstatus Siaga atau Awas pada hari ini, namun kewaspadaan tetap diperlukan, terutama di wilayah yang rentan terhadap dampak cuaca ekstrem.

Khusus untuk angin kencang, BMKG mencatat adanya potensi di Jawa Timur dan Sulawesi Utara. Peringatan ini muncul di tengah kondisi atmosfer yang masih dipengaruhi oleh El Niño dengan intensitas sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif. Kombinasi kedua fenomena tersebut mengurangi pasokan uap air dari Samudra Hindia, menyebabkan dominasi curah hujan rendah di sebagian besar wilayah Indonesia.

Data prakiraan cuaca dasarian pertama Oktober 2026 menunjukkan bahwa sekitar 79,65 persen wilayah Indonesia mengalami curah hujan kategori rendah (0–50 mm per dasarian), sementara 19,99 persen berada pada kategori menengah (50–150 mm), dan hanya 0,36 persen di kategori tinggi (150–300 mm). Prediksi ini menunjukkan bahwa kondisi kering masih mendominasi, sehingga risiko kekeringan dan kebakaran hutan perlu terus diwaspadai, terutama di daerah yang sebelumnya mengalami masa tanpa hujan panjang.

Namun, dinamika atmosfer regional tetap memberikan peluang terjadinya hujan lokal intensitas sedang hingga lebat. Aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial di Samudra Hindia barat Sumatra, serta potensi pengaruh Gelombang Kelvin di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi selatan, Maluku, Maluku Utara, dan Papua, turut mendukung pembentukan awan hujan. Selain itu, zona pertemuan massa udara dan perlambatan angin di sejumlah daerah seperti Sumatra tengah dan utara, Kalimantan tengah dan timur, Sulawesi utara, serta Papua, turut memperkuat potensi hujan disertai petir atau angin kencang secara lokal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya