Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tol Indonesia Siap Bebas Truk ODOL 2027

Pemerintah menegaskan target pencapaian jalan tol bebas truk over dimension over load (ODOL) pada 1 Januari 2027, dengan sejumlah langkah teknis dan integrasi sistem pengawasan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 23.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Tol Indonesia Siap Bebas Truk ODOL 2027📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menegaskan komitmen untuk mencapai kondisi jalan tol yang sepenuhnya bebas dari kendaraan ODOL pada awal tahun 2027. Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar menyatakan bahwa kebijakan ini bukan sekadar target, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi sistem transportasi nasional. Ia menekankan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari rencana aksi nasional yang telah dirancang secara bertahap sejak beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dikemukakan, hampir satu dari empat truk yang beroperasi di jalan tol diketahui melanggar batas dimensi dan beban muatan. Fenomena ini terutama ditemui di ruas Tol Cikampek, yang menjadi pusat perhatian karena tingginya insiden kecelakaan akibat truk mengalami kerusakan mekanis, seperti patah as. Upaya pencegahan dilakukan melalui peningkatan pengawasan di titik-titik rawan, termasuk edukasi kepada pengemudi untuk tidak melanjutkan perjalanan saat mengantuk.

Untuk mendukung penegakan aturan, Kepolisian RI telah menyiapkan lima kendaraan khusus berbasis teknologi ANPR dan WIM yang terintegrasi dengan sistem ETLE Nasional. Satu unit ditempatkan di markas utama Korlantas, sementara empat lainnya didistribusikan ke wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi pelanggaran secara otomatis dan memberikan sanksi secara langsung, tanpa perlu intervensi manual.

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan melaporkan bahwa integrasi data angkutan barang dan logistik telah mencapai 98 persen, menjadi fondasi penting bagi pelaksanaan Zero ODOL. Selain itu, uji coba digitalisasi pengawasan dan penegakan hukum telah dilakukan secara bertahap. BPJT Kementerian Pekerjaan Umum juga siap menambahkan 10 alat pengukur beban dinamis (WIM) di jaringan tol untuk memperkuat sistem deteksi. Semua perangkat ini terhubung dengan ETLE dan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe), sehingga proses penindakan menjadi lebih cepat dan akurat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya