AHY Tekankan Kemandirian Industri Kereta Api Saat Rencana Impor KRL Bekas
Menteri Koordinator Infrastruktur menegaskan pentingnya menjaga pengembangan industri kereta api dalam negeri meski ada rencana impor KRL bekas dari Jepang.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 21.18 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan bahwa keberlanjutan industri perkeretaapian nasional harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pengadaan alat transportasi. Respons ini muncul menyusul rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengimpor Kereta Rel Listrik (KRL) bekas dari Jepang, yang saat ini tengah menghadapi kendala regulasi terkait batas usia teknis. AHY menekankan bahwa meskipun kerja sama internasional seperti impor dari negara maju merupakan hal yang wajar, tetap harus disertai komitmen untuk membangun kapasitas lokal.
Ia menyatakan bahwa pemerintah belum memberikan keputusan final atas rencana impor tersebut, karena masih dalam tahap kajian bersama Menteri Perhubungan dan Direktur Utama KAI. Namun, secara prinsip, AHY menegaskan bahwa semua kerja sama impor harus dilandasi semangat transfer teknologi. "Kunci utamanya bukan hanya mendatangkan kereta, tetapi bagaimana kita mampu menguasai dan mengembangkan teknologi tersebut secara mandiri untuk kebutuhan masa depan," ujarnya saat berada di Jakarta, Rabu (7/10).
Dalam konteks yang lebih luas, pemerintah sedang memperluas jaringan perkeretaapian nasional dengan fokus pada perluasan dan reaktivasi jalur-jalur yang telah mati. Saat ini, sekitar 7.000 kilometer rel berstatus aktif, sementara banyak jalur lain yang belum dimanfaatkan. Pengembangan infrastruktur ini ditujukan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan efisiensi logistik, khususnya di wilayah produksi utama seperti Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.
Rencana impor KRL bekas dari Jepang yang berusia 25 tahun menghadapi batasan aturan Kemendag, yaitu maksimal 20 tahun usia teknis. KAI berharap dapat menggunakan kereta tersebut selama 10 tahun di Indonesia. AHY menekankan bahwa kendala teknis seperti ini perlu diselesaikan tanpa mengorbankan tujuan jangka panjang, yaitu mewujudkan ketahanan industri transportasi dalam negeri melalui inovasi dan kemandirian teknologi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Data Center AI Harus Seimbangkan Kebutuhan Publik dan Digital
Menteri Komunikasi dan Digital menegaskan pembangunan data center AI harus mempertimbangkan ketersediaan energi dan air demi menjaga kestabilan layanan publik.
7 Oktober 2026

AM Intelligence Perluas Jaringan AI di India dan Malaysia
AM Intelligence menambah kapasitas komputasi global dengan pesanan 20.000 GPU NVIDIA Rubin, menjadikan total komitmen hingga 29.000 unit dan mendekati kapasitas 100 MW di dua negara.
7 Oktober 2026

Pemerintah Raih Rp10 Triliun dari Lelang SBN Syariah
Lelang SBN Syariah menyerap dana Rp10 triliun dengan permintaan mencapai Rp32,62 triliun, menunjukkan minat tinggi investor.
7 Oktober 2026

Kemen PU Perkuat Jembatan Krueng Tingkeum dengan Proteksi Tebing
Kementerian Pekerjaan Umum membangun proteksi tebing sungai sepanjang 736 meter untuk memperkuat ketahanan Jembatan Krueng Tingkeum di Bireuen, Aceh, guna menghadapi risiko erosi dan bencana masa depan.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya

Haji 2027: Biaya Pelunasan Turun Jadi Rp23 Juta Berkat Subsidi
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Indonesia Siap Raih Ekspor Nikel US$40 Miliar pada 2026
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

550 WNI Ditahan di Kamboja Usai Operasi Anti-Penipuan Online
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Mendagri Hadiri Taklimat Presiden untuk Perwira Tinggi TNI-Polri
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

Indonesia Kaya Gas, Tapi Masih Impor LPG
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

Pemerintah Tegas Atur Penggunaan Kontraktor Lokal di Sektor Pertambangan
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

IMF Beri Pinjaman US$189 Juta untuk Atasi Krisis Ekonomi Papua Nugini
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

Ibu Rumah Tangga Palembang Kembangkan Usaha dari Modal Rp2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

