Saldo Minimal Nasabah Prioritas Bank BNI, BRI, dan Mandiri
Nasabah prioritas di BNI, BRI, dan Mandiri wajib menyetor dana minimal Rp1 miliar, dengan batas tertinggi mencapai Rp15 miliar untuk kategori paling tinggi.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 22.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nasabah prioritas di tiga bank nasional—BNI, BRI, dan Mandiri—dibekali fasilitas layanan eksklusif yang tidak tersedia bagi nasabah biasa. Layanan tersebut mencakup antrean cepat, akses ke ruang khusus dengan fasilitas minuman dan makanan ringan, serta pendampingan langsung dari petugas perbankan. Keistimewaan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas nilai aset dan aktivitas keuangan yang signifikan dari nasabah.
Untuk BNI, kategori prioritas Emerald mensyaratkan saldo minimal Rp1 miliar, sementara kategori Private mensyaratkan dana minimal Rp15 miliar. Di BRI, nasabah prioritas harus memiliki saldo tabungan minimal Rp1 miliar, dengan fasilitas tambahan berupa Sentra Layanan Prioritas (SLP) dan kartu debit BRI Prioritas. Kartu ini menawarkan layanan one stop banking, batas transaksi lebih tinggi, serta akses ke advisory service dan produk investasi.
Di Bank Mandiri, kategori nasabah prioritas dibatasi pada saldo minimal Rp1 miliar hingga maksimal Rp20 miliar. Persyaratan ini mencakup total penempatan dana dari produk seperti tabungan, giro, deposito, maupun instrumen investasi yang tersedia di bank. Nasabah harus memiliki rekening perorangan dalam mata uang rupiah untuk memenuhi kriteria tersebut.
Semua bank tersebut menekankan bahwa fasilitas prioritas tidak hanya berupa layanan cepat, tetapi juga dukungan dalam perencanaan keuangan, investasi, dan pengajuan kredit dengan suku bunga kompetitif. Tujuan utamanya adalah memperkuat hubungan jangka panjang dengan nasabah beraset tinggi melalui pelayanan yang personal dan efisien.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

