Sarjito Dilantik Jadi Kepala BMKS OJK Periode 2026–2031
Sarjito resmi menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK setelah mengucap sumpah di hadapan Ketua MA Sunarto, dengan masa jabatan 2026 hingga 2031.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.30 WITA·👁 4 orang membaca· 1 hari ini · 10x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sarjito secara resmi mengemban jabatan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan, setelah melalui proses pelantikan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, pada Rabu (9/9). Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9/P Tahun 2026, yang dikeluarkan pada 31 Agustus 2026, dan disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi OJK serta Ketua MA Sunarto.
Dalam acara tersebut, Sarjito mengucapkan sumpah jabatan dengan menekankan komitmen profesionalisme dan integritas. Ia berjanji tidak akan memberikan atau menjanjikan imbalan dalam bentuk apa pun, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam menjalankan tugas. Ia juga menyatakan kesiapan untuk melaksanakan kewajiban sesuai peraturan perundang-undangan, serta kesetiaan kepada negara dan Undang-Undang Dasar 1945.
Sosok Sarjito bukan lagi asing di lingkungan OJK. Sebelum menjabat sebagai Kepala BMKS, ia pernah menjabat sebagai Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal, Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen, serta Deputi Komisioner Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Perlindungan Konsumen. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI), menunjukkan rekam jejak kuat dalam pengawasan sektor keuangan.
Pelantikan ini menandai awal periode jabatan lima tahun bagi Sarjito, yang ditargetkan untuk memperkuat tata kelola pasar komoditas strategis, meningkatkan transparansi, serta memperluas perlindungan terhadap pelaku usaha dan konsumen di sektor keuangan. Dengan pengalaman luas di berbagai bidang pengawasan, Sarjito diharapkan mampu membawa arah kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Orang tua diminta meningkatkan proteksi anak dari abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau melalui tindakan preventif dan penanganan dini gejala pernapasan.
10 September 2026

APBN Tangguh Hadapi Lonjakan Harga Minyak
Menteri Keuangan menegaskan APBN masih aman meski harga minyak dunia menyentuh US$100 per barel, dengan defisit tetap di bawah 3% dan ruang fiskal cukup.
10 September 2026

10 Bank Mulai Uji Coba Pemungutan PPN Digital
Sepuluh lembaga perbankan resmi melaksanakan uji coba sistem pemungutan PPN atas transaksi digital luar negeri, sebagai langkah awal perluasan kebijakan pajak digital di Indonesia.
10 September 2026

Tunggal Jaya Investama Perkuat Kendali di IMPC Lewat Pembelian Saham Besar
Perusahaan yang mengendalikan Impack Pratama Industri memperbesar kepemilikan hingga 38,39% lewat pembelian 6,6 juta saham dengan harga rata-rata Rp1.465 per saham pada September 2026.
10 September 2026
Berita Lainnya

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


