Satgas LAT Minta Jaminan Kedaulatan Adat di Wilayah Tambang Routa
DPP LAT melalui Satgas Kedaulatan Sumber Daya meminta kejelasan status adat dan komitmen pembangunan dari PT SCM di Routa, didukung Pemprov Sultra untuk fasilitasi dialog resmi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 19.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibukaKendari, ıNarasikita - Dewan Pengurus Pusat Lembaga Adat Tolaki (DPP LAT) melalui Satuan Tugas Kedaulatan Sumber Daya menggelar pertemuan strategis dengan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara di Kendari, Senin (1/9/2026). Pertemuan ini menjadi langkah konkrit dalam upaya menegaskan hak adat masyarakat Wiwirano Routa terhadap tanah dan sumber daya alam di kawasan yang kini dikelola PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM). Pihak DPP LAT menekankan perlunya kepastian hukum dan perlindungan terhadap wilayah adat yang telah lama dijaga secara turun-temurun.
Adrian Tawai, Ketua Satgas Kedaulatan Sumber Daya yang mewakili Ketua Umum DPP LAT, menyampaikan keinginan untuk memastikan bahwa keberadaan perusahaan pertambangan tidak merusak kearifan lokal. Ia menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan investasi dan keberlangsungan hak adat. “Kami hadir bukan untuk menolak pembangunan, tetapi memastikan bahwa pembangunan itu berjalan adil, berkelanjutan, dan tidak mengorbankan keberadaan masyarakat adat,” tegasnya.
PT SCM yang kini mengelola Izin Usaha Pertambangan seluas 21.100 hektare di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, telah menjadi pusat perhatian akibat dinamika terkait klaim tanah adat. Isu ini kembali mencuat setelah surat resmi DPP LAT bernomor 002/SP/KKBM-AW/IX/2025 dilayangkan pada Agustus 2026, meminta klarifikasi terkait batas wilayah adat dan pengelolaan sumber daya. Wakil Gubernur Ir. Hugua menyambut positif pertemuan ini, menegaskan bahwa Pemprov Sultra akan menjadi mediator dalam menjaga harmoni antara kebijakan pembangunan dan kedaulatan lokal.
Dalam kesepakatan bersama, disepakati pembentukan forum resmi yang difasilitasi Pemprov Sultra untuk membahas tiga poin krusial: penetapan batas wilayah adat Wiwirano Routa, komitmen PT SCM terhadap program CSR serta penyerapan tenaga kerja lokal sebanyak 20 ribu orang melalui proyek Kawasan Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP), dan mekanisme penyelesaian sengketa adat yang berkeadilan. Pemprov menegaskan komitmen untuk memastikan kontribusi tambang yang mencapai Rp188 triliun bagi negara tidak hanya menguntungkan pusat, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi daerah.
Pertemuan berakhir dengan kesepakatan menjaga stabilitas sosial di Routa dan memprioritaskan dialog sebagai solusi utama. DPP LAT menilai langkah ini sebagai awal yang positif dalam membentuk kerja sama berkelanjutan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat adat. Ke depan, forum resmi yang dijadwalkan akan melibatkan manajemen PT SCM, DPP LAT, serta perwakilan pemerintah daerah, diharapkan mampu menciptakan kebijakan yang inklusif dan berkeadilan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
ANTAM Perkuat Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Masyarakat
ANTAM tekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat di Sulawesi Tenggara.
8 September 2026
Gubernur Sultra Minta Penegak Hukum Periksa Istri Terkait Denda Tambang Nikel di Hutan Lindung
Gubernur Sultra menanggapi denda Rp2,19 triliun terhadap PT TMS dengan menyerahkan penjelasan kepada penegak hukum dan menegaskan tidak menjadi pihak yang berwenang menjawab.
8 September 2026

PTBA Perkuat Diversifikasi, Sasaran 20% Pendapatan dari Hilirisasi
PTBA menargetkan kontribusi pendapatan dari hilirisasi dan diversifikasi produk mencapai 20% dalam empat tahun, didukung proyek gasifikasi dan energi terbarukan.
8 September 2026

Tembaga dan Emas Jadi Pilar Ekonomi Berkelanjutan
Pengelolaan tembaga di Indonesia kini berfokus pada hilirisasi dan integrasi industri, dengan produksi emas dari PMR PTFI mulai mendukung kebutuhan domestik dan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


