SBN Ritel 2026 Capai Rp141,32 Triliun, ST017 Jadi Penutup Tahun
Pemerintah menargetkan penghimpunan dana Rp141,32 triliun dari enam seri SBN ritel di 2026, dengan ST017 menjadi kesempatan terakhir penawaran tahun ini.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 18x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia menetapkan target pengumpulan dana sebesar Rp141,32 triliun melalui penjualan enam seri Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pada tahun 2026. Capaian ini menjadi bagian dari strategi pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan fokus memperkuat basis investor domestik melalui instrumen keuangan yang ramah bagi masyarakat umum. Penawaran terakhir sebelum akhir tahun akan dilakukan melalui Sukuk Tabungan seri ST017, yang dibuka mulai 6 November hingga 2 Desember 2026.
SBR015, seri terakhir yang telah ditutup pada 22 Oktober 2026, telah mencatatkan total pemesanan sementara mencapai sekitar Rp17 triliun. Angka ini masih bersifat sementara karena proses pembayaran final masih berlangsung hingga pukul 13.00 WIB pada hari penutupan. Hasil akhir penjualan, termasuk rincian detail antara SBR015-T2 dan SBR015-T4, akan diumumkan setelah penetapan hasil pada 26 Oktober 2026, dengan penyelesaian transaksi ditargetkan selesai pada 28 Oktober.
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan menyatakan bahwa pencapaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis negara, meskipun di tengah pergerakan pasar yang dinamis. Partisipasi publik yang terus stabil menjadi bukti kepercayaan terhadap stabilitas keuangan negara dan kontribusi nyata masyarakat dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
Dengan ditutupnya penawaran SBR015, ST017 menjadi kesempatan terakhir bagi investor ritel untuk berpartisipasi dalam program SBN tahun ini. Program ini dirancang tidak hanya untuk mengumpulkan dana, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman, likuid, dan berpotensi memberikan imbal hasil menarik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

