Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Spanyol vs Argentina: Duel Juara Dunia yang Menentukan Sejarah

Laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di New York New Jersey Stadium menjadi ujian terakhir bagi Lionel Messi untuk mempertahankan gelar juara dunia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Spanyol vs Argentina: Duel Juara Dunia yang Menentukan Sejarah
Foto: Tempo

Kendari, ıNarasikita - Laga penentuan gelar juara Piala Dunia 2026 bakal mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, pada Senin dinihari, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Pertandingan yang disiarkan langsung oleh TVRI ini menjadi momen krusial bagi Lionel Messi, yang berambisi menjadi pemain pertama sejak Brasil 1962 yang mampu mempertahankan gelar juara dunia. Spanyol, yang tampil dominan dengan pertahanan tak terkalahkan dalam enam laga sejak babak penyisihan, menjadi lawan berat yang harus dihadapi oleh tim besutan Lionel Scaloni.

Spanyol meraih tiket final dengan catatan impresif: tak kebobolan sekalipun dalam lima pertandingan terakhir, termasuk kemenangan 2-0 atas Prancis di semifinal. Tim asuhan Luis de la Fuente mencatat rekor tak terkalahkan selama 37 pertandingan sejak Maret 2024, menunjukkan konsistensi tinggi dalam performa dan disiplin taktik. Di sisi lain, Argentina tampil sebagai tim paling produktif dengan 19 gol sepanjang turnamen, meski belum mampu mencatat clean sheet dalam lima laga terakhir. Keberhasilan mereka melaju ke final melibatkan perjuangan ketat, termasuk kemenangan dramatis atas Inggris lewat gol penyelamat di babak perpanjangan waktu.

Kondisi fisik dan taktik menjadi pertimbangan krusial menjelang pertandingan. Lamine Yamal, yang sempat mengenakan perban di kaki kirinya, dipastikan siap bermain meski hanya menjalani latihan ringan. Sementara Pedro Porro, pencetak gol penentu atas Prancis, dipisahkan dari sesi latihan sebagai langkah pencegahan akibat kelelahan otot. Di kubu Argentina, Cristian Romero dan Leandro Paredes telah pulih dari kram, sehingga Scaloni memiliki seluruh 26 pemain dalam kondisi siap tempur. Namun, perubahan strategis diprediksi, termasuk kemungkinan masuknya Rodrigo De Paul dan Gonzalo Montiel untuk mengatasi tekanan dari sayap lawan.

Head-to-head antara kedua tim mencatat keseimbangan, dengan masing-masing meraih enam kemenangan dari 14 pertemuan sebelumnya, dua lainnya berakhir imbang. Pertemuan terakhir dalam pertandingan persahabatan Maret 2018 berakhir dengan kemenangan telak Spanyol 6-1 atas Argentina. Di ajang Piala Dunia, Argentina pernah menang 2-1 atas Spanyol pada fase grup 1966. Kedua tim juga sama-sama pernah meraih gelar juara dunia—Argentina tiga kali (1978, 1986, 2022), sementara Spanyol sekali (2010). Duel ini bukan sekadar pertemuan dua kekuatan, tetapi juga pertarungan sejarah antara dua tradisi juara yang saling menantang di puncak kompetisi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya