Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Stabilitas Rupiah Dipengaruhi Keseimbangan Pasokan dan Permintaan Dolar

Deputi Gubernur BI menjelaskan bahwa stabilitas nilai tukar rupiah ditentukan oleh keseimbangan supply-demand dolar, ekspor, impor, investasi asing, arus modal, fundamental ekonomi, dan sentimen global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 22.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Stabilitas Rupiah Dipengaruhi Keseimbangan Pasokan dan Permintaan Dolar
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, bergantung pada keseimbangan antara pasokan dan permintaan valuta asing, terutama dolar Amerika Serikat. Ia menyampaikan hal tersebut dalam forum Lampung Financial Festival 2026, di mana ia menekankan bahwa dinamika pasar valuta asing tidak lepas dari mekanisme ekonomi dasar seperti supply dan demand.

Ketika pasokan dolar dalam negeri meningkat sementara permintaan relatif rendah, rupiah cenderung menguat. Sebaliknya, jika permintaan dolar melonjak sementara pasokannya terbatas, nilai tukar rupiah akan mengalami tekanan. Filianingsih menegaskan bahwa prinsip ini merupakan dasar utama dalam memahami fluktuasi nilai tukar mata uang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya