Sukuk RI Diburu Investasi Global, BI Sebut Momentum Tumbuh
Penerbitan sukuk syariah Indonesia, termasuk Green Sukuk, menunjukkan tren kuat di pasar global dengan total capaian US$7,7 miliar, sejalan dengan permintaan investor asing terhadap instrumen berbasis aset dan berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 21.06 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam pasar keuangan syariah global, seiring meningkatnya minat investor internasional terhadap sukuk negara. Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menegaskan bahwa instrumen keuangan berbasis syariah kini menjadi pilihan favorit bagi pelaku pasar dunia, terutama dalam konteks ketidakpastian ekonomi global. Keunggulan sukuk yang didukung oleh aset nyata menjadi faktor utama yang menarik perhatian investor global.
Sukuk yang diterbitkan secara global kini menjadi strategi utama pemerintah untuk memperluas akses pasar dan diversifikasi pembiayaan. Destry menyebut bahwa tren ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam preferensi investor, yang kini lebih memilih produk keuangan dengan dasar aset dan karakteristik stabilitas tinggi. Ia menekankan bahwa produk syariah tidak hanya diminati negara-negara muslim, tetapi juga menarik perhatian pelaku pasar dari Eropa dan Amerika Serikat yang melihatnya sebagai instrumen investasi berkelanjutan (sustainable).
Capaian penerbitan Green Sukuk Indonesia telah mencapai angka US$7,7 miliar di pasar internasional sejak 2018, sementara di dalam negeri nilainya mencapai Rp108,9 triliun. Angka ini menjadi bukti nyata berkembangnya ekosistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah terus mendorong inovasi produk untuk memenuhi permintaan pasar yang terus tumbuh, termasuk dengan memperluas jenis sukuk yang tersedia.
Dalam konteks domestik, pembiayaan syariah telah menyerap Rp108,9 triliun, atau setara 20,29% dari total outstanding Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp8.962,39 triliun per 30 September 2026. Destry menilai angka ini masih memiliki ruang pengembangan signifikan, terutama dengan keterlibatan lebih luas dari kementerian dan lembaga terkait dalam merancang produk-produk syariah yang lebih beragam dan responsif terhadap dinamika pasar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Anggota BPK RI Fathan Subchi meninggal dunia pada Minggu (25/10) di usia 56 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam politik, keuangan negara, dan organisasi keislaman.
25 Oktober 2026

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Presiden Prabowo menegaskan ketahanan ekonomi nasional meski menghadapi tekanan dari MSCI, dengan menekankan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika pasar global.
25 Oktober 2026

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Program binaan Pertamina membantu UMKM tumbuh secara ekonomi sekaligus menciptakan dampak sosial luas melalui pemberdayaan perempuan, penyandang disabilitas, dan pelestarian budaya lokal.
25 Oktober 2026

Pemprov Kaltim Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur gencar tingkatkan literasi dan inklusi keuangan demi akses layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penjualan Hyundai dan Kia di China Meleset di Bawah 10.000 Unit
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Shin Tae-yong Dorong Sistem Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Laswi Heritage Run 2026 Sukses Gagas Gelora Olahraga di Tengah Warisan Kolonial
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

