Selasa, 6 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tanjung Lesung Siapkan Skydiving dengan Akses Tol dan Infrastruktur Baru

Kawasan wisata Tanjung Lesung akan meluncurkan aktivitas skydiving tahun depan, didukung perpanjangan landasan pacu dan pembangunan infrastruktur khusus, serta akses tol yang mempercepat kunjungan dari Jakarta.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 15.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Tanjung Lesung Siapkan Skydiving dengan Akses Tol dan Infrastruktur Baru📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten, sedang mempersiapkan pengenalan aktivitas skydiving sebagai destinasi petualangan baru bagi wisatawan. Pengembangan ini dilakukan melalui kolaborasi antara PT Banten West Java (BWJ), pengelola kawasan ekonomi khusus pariwisata, dengan PT Bro Skydive Indonesia, operator terjun payung profesional. Fokus utama proyek ini adalah menciptakan pengalaman wisata terintegrasi yang menggabungkan olahraga udara dengan aktivitas pesisir lainnya.

Dalam rencana pengembangan, sekitar 9 hektare lahan akan disediakan untuk mendukung kegiatan skydiving, sport aviation, dan pariwisata penerbangan. Fasilitas pendukung yang akan dibangun meliputi zona pendaratan, perpanjangan apron dan taxiway, serta penyesuaian landasan pacu. Landasan pacu nantinya akan diperpanjang sekitar 200 meter untuk memastikan keselamatan dan efisiensi operasional penerbangan. Selain itu, akan dibangun bangunan di dalam hanggar sebagai kantor operasional bagi operator skydiving.

Kepala Bandara Salakanagara Tanjung Lesung, Kunto Wijoyo, menegaskan bahwa penyesuaian infrastruktur ini merupakan bagian dari komitmen meningkatkan kualitas dan keselamatan penerbangan di kawasan tersebut. Ia menyebut bahwa keberadaan bandara dan perluasan fasilitas akan mendukung pertumbuhan pariwisata berbasis udara. Dengan konsep terintegrasi, wisatawan yang melakukan skydiving dapat langsung melanjutkan aktivitas seperti jetski, memancing, snorkeling, atau jelajah pulau tanpa harus meninggalkan kawasan.

Akses menuju Tanjung Lesung juga akan mengalami peningkatan signifikan seiring dengan progres pembangunan Tol Serang-Panimbang. Seksi 3A Cileles-Bojong ditargetkan selesai pada November 2026, sedangkan keseluruhan tol diharapkan beroperasi penuh pada kuartal II 2027. Dengan kondisi ini, waktu tempuh dari Jakarta ke Tanjung Lesung diperkirakan berkurang menjadi 2 hingga 2,5 jam. PT Bro Skydive Indonesia menargetkan aktivitas skydiving bisa diakses wisatawan mulai pekan kedua Desember 2026, menjelang masa libur akhir tahun.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya