Tanoko Perkuat Kepemilikan Saham AVIA Lewat Pembelian Rp593 Juta
Robert Christian Tanoko menambah kepemilikan saham AVIA sebanyak 1,79 juta lembar dengan nilai total Rp593,11 juta melalui transaksi 2 Oktober 2026 untuk keperluan investasi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 21.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Robert Christian Tanoko, direktur PT Avia Avian Tbk (AVIA), melakukan pembelian saham secara langsung pada 2 Oktober 2026 dengan mengakuisisi 1.797.300 saham biasa perusahaan produsen cat tersebut. Transaksi ini dilakukan pada harga Rp330 per saham, menghasilkan nilai total sekitar Rp593,11 juta. Keterangan resmi dari keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa langkah tersebut murni dilandasi tujuan investasi jangka panjang.
Sebelum transaksi, Robert Christian Tanoko telah memiliki 1.428.906.300 saham AVIA, yang setara dengan 2,30% hak suara dalam perseroan. Setelah pembelian, kepemilikannya naik menjadi 1.430.703.600 saham, menunjukkan peningkatan kecil dalam proporsi kepemilikan dan hak suara. Peningkatan ini mencerminkan komitmen terhadap stabilitas dan pertumbuhan perusahaan dalam jangka menengah.
Pada penutupan perdagangan hari itu, saham AVIA tercatat melemah 1,16% ke level Rp340 per saham, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp21,06 triliun. Pergerakan harga ini menunjukkan dinamika pasar yang tetap sensitif terhadap informasi transaksi kepemilikan oleh pihak internal perusahaan.
Kebijakan pembelian saham oleh manajemen, terutama dari keluarga Tanoko, sering kali dianggap sebagai indikator kepercayaan terhadap prospek perusahaan. Dengan transaksi ini, Robert Christian Tanoko memperkuat posisinya sebagai salah satu pemegang saham utama AVIA, sekaligus menunjukkan keyakinan terhadap fundamental perusahaan di tengah fluktuasi pasar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Kaya Gas, Tapi Masih Impor LPG
Kekayaan gas alam Indonesia tidak menyebabkan penghentian impor LPG karena keterbatasan komposisi gas bumi yang tidak sesuai untuk produksi LPG domestik.
7 Oktober 2026

IMF Beri Pinjaman US$189 Juta untuk Atasi Krisis Ekonomi Papua Nugini
Dana Moneter Internasional menyetujui bantuan keuangan sebesar US$189 juta kepada Papua Nugini untuk menopang stabilitas ekonomi di tengah tekanan dari stagnasi produksi LNG dan dampak iklim.
7 Oktober 2026

LPS Siapkan Aturan Baru Biaya Operasional Berbasis Kinerja 2027
LPS menyusun peraturan baru untuk standar biaya operasional berbasis kinerja, menggantikan sistem berbasis masukan, mulai tahun 2027 sesuai amanat UU P2SK.
7 Oktober 2026

Rupiah Melemah Tipis di Akhir Pekan, Dolar AS Berada di Rp17.875
Nilai tukar rupiah berakhir di Rp17.875 per dolar AS, menguat sedikit dari posisi sebelumnya, seiring tekanan eksternal dan pergerakan cadangan devisa BI.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Center AI Harus Seimbangkan Kebutuhan Publik dan Digital
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Haji 2027: Biaya Pelunasan Turun Jadi Rp23 Juta Berkat Subsidi
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Indonesia Siap Raih Ekspor Nikel US$40 Miliar pada 2026
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

550 WNI Ditahan di Kamboja Usai Operasi Anti-Penipuan Online
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Mendagri Hadiri Taklimat Presiden untuk Perwira Tinggi TNI-Polri
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

Pemerintah Tegas Atur Penggunaan Kontraktor Lokal di Sektor Pertambangan
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

Ibu Rumah Tangga Palembang Kembangkan Usaha dari Modal Rp2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

IPOT X Revolusi Baru di Dunia Investasi Berbasis AI
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

