Tembakau Beri Harapan Ekonomi Petani Wonogiri Saat Musim Kering
Petani di Wonogiri memanfaatkan musim kemarau untuk menanam tembakau, didukung kemitraan dengan perusahaan yang memberi pendampingan teknis dan pelatihan berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 17.32 WITA·👁 2 orang membaca· 1 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Di tengah keterbatasan air selama musim kemarau, petani di Wonogiri menemukan solusi produktif melalui budidaya tembakau. Tanaman ini menjadi alternatif strategis karena tidak memerlukan intensitas irigasi tinggi, memungkinkan lahan tetap dimanfaatkan saat tanaman pangan lain terhambat. Keberhasilan ini didukung oleh kemitraan berkelanjutan antara petani dan pihak industri melalui sistem pendampingan terstruktur.
Hingga saat ini, lebih dari 22.500 petani tembakau dan cengkih telah terlibat dalam program pendampingan yang menekankan prinsip pertanian berkelanjutan. Melalui penerapan Praktik Pertanian yang Baik (GAP), petani dibekali pengetahuan mulai dari pembibitan, pemupukan tepat, pengelolaan air secara efisien, hingga penanganan pasca panen. Pendampingan lapangan menjadi kunci utama dalam memastikan setiap tahapan budidaya dilakukan sesuai standar, sehingga kualitas hasil panen terjaga dan produktivitas meningkat.
Ketika seorang petani bernama Katino memutuskan beralih dari pekerjaan sebagai sopir truk ke budidaya tembakau pada 2019, ia tidak memulainya dari nol. Dengan bimbingan langsung dari pendamping lapangan, ia belajar secara bertahap, mulai dari cara menyemaikan benih, mengatur waktu tanam, hingga teknik pemupukan yang efektif. Pengalaman itu mengubah pola pikirnya: dari sekadar menanam, kini ia memandang pertanian sebagai bisnis yang perlu perencanaan dan pengelolaan yang baik.
Purwanto, petani lain yang kembali dari Jakarta setelah bekerja di perusahaan swasta, juga mengalami transformasi serupa. Ia mulai menanam tembakau saat musim kering, lalu terus berkembang melalui pendampingan yang mencakup seluruh siklus pertanian. Hasilnya, pendapatan dari tembakau kini menjadi sumber dana utama untuk mempersiapkan tanam padi di musim hujan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga—dari rumah kayu sederhana menjadi bangunan permanen.
Kemitraan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan perorangan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal. Hasil panen tembakau digunakan untuk membeli kendaraan, memperluas lahan, bahkan mempekerjakan tenaga kerja. Semua ini membuktikan bahwa pertanian bukan hanya sektor subsisten, tetapi juga ruang peluang ekonomi yang dapat dibangun secara sistemik dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Pembayaran cicilan pinjaman Kopdes Merah Putih senilai Rp37 triliun ditunda karena belum menerima tagihan resmi dari Himbara dan kelengkapan administrasi belum selesai.
21 September 2026

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Saham BYAN turun 5,06% ke level Rp13.125 meski tiga anak usahanya resmi mendapat revisi RKAB 2026 dari Kementerian ESDM dengan tambahan kuota produksi 15–20 juta ton.
21 September 2026

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Bursa Efek Indonesia resmi menurunkan batas harga terendah saham dari Rp50 menjadi Rp1, berlaku mulai 28 September 2026, untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi pasar.
21 September 2026

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) resmi menunjuk Romy Bareno, putra jurnalis Karni Ilyas, sebagai komisaris independen sejak 16 September 2026.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

Dokumenter 'Skenario Sang Jenderal' Ungkap Rekayasa Pembunuhan Brigadir J
Senin, 21 September 2026, 23.12 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Taktik dan Kualitas di Semifinal Dunia 2026
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia Usai Tundukkan Inggris
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Tuchel Pertahankan Keputusan Pemain Meski Inggris Gagal ke Final
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

