Tiga Bandara Disiapkan Gantikan Operasional Terdampak Abu Vulkanik
Kemenhub menyiapkan tiga bandara alternatif untuk menangani lonjakan penerbangan akibat penutupan enam bandara karena abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan telah menyiapkan tiga lokasi bandara sebagai alternatif operasional akibat penutupan sementara enam bandara di wilayah Jabodetabek, Lampung, dan Jawa Barat. Penutupan ini dipicu oleh penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat malam hingga Minggu pagi. Keenam bandara yang terdampak antara lain Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Raden Inten, Budiarto, Pondok Cabe, dan Husein Sastranegara, yang kini tidak dapat menerima pendaratan pesawat.
Sebagai respons, tiga bandara strategis telah dipersiapkan untuk menampung penerbangan yang terdampak. Ketiganya adalah Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat; Bandara Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah; serta Bandara Internasional Juanda di Surabaya, Jawa Timur. Ketiga fasilitas tersebut dinilai mampu menampung operasional penerbangan dengan kapasitas yang memadai, terutama bagi penerbangan dari luar negeri yang seharusnya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyatakan bahwa pihaknya telah mengkoordinasikan rencana penanganan dengan operator penerbangan. Ia menegaskan bahwa dua penerbangan dari Jeddah dan Madinah, Arab Saudi, telah diarahkan ke Bandara Kertajati sebagai tempat mendarat sementara. “Kami memastikan dua penerbangan tersebut dapat mendarat di Kertajati dalam waktu satu jam ke depan, sesuai rencana operasional,” ujarnya dalam jumpa pers daring.
Pergerakan abu vulkanik yang terpantau melalui citra Himawari-9 dan data dari PVMBG serta VAAC Darwin menunjukkan dua arah sebaran utama. Yang pertama menyebar ke timur laut hingga mencakup DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, sementara yang kedua bergerak ke barat daya meliputi Bengkulu, Lampung, Selat Sunda bagian selatan, dan wilayah Samudra Hindia di sekitar perbatasan tiga provinsi tersebut. Dengan kondisi ini, koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan keselamatan penerbangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


