Tiga Perusahaan Skala Besar Siap Melantai di BEI
Sebanyak tujuh perusahaan berencana melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia, termasuk tiga emiten dengan aset di atas Rp250 miliar, seiring perlambatan aktivitas pasar modal dibandingkan tahun sebelumnya.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 09.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan masih terdapat tujuh perusahaan dalam proses pencatatan saham perdana (IPO) hingga akhir September 2026. Jumlah ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika 22 perusahaan berhasil melantai dengan dana hasil penawaran mencapai Rp10,39 triliun. Kini, total dana yang telah dihimpun dari tujuh perusahaan yang telah go public mencapai Rp2,16 triliun.
Dari tujuh calon emiten tersebut, tiga di antaranya memiliki aset melebihi Rp250 miliar, menandai kehadiran perusahaan skala besar dalam prospek IPO tahun ini. Sisanya terdiri dari dua perusahaan dengan aset di bawah Rp50 miliar, serta dua lainnya berada dalam kategori menengah, yakni antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Sektor energi, kesehatan, dan industri menjadi fokus utama dari proses pencatatan ini.
Salah satu nama terbaru yang tengah menjalani proses IPO adalah PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP), perusahaan manufaktur produk kesehatan berbasis riset. Perusahaan ini telah melaksanakan masa penawaran awal pada 24–27 Agustus 2026 dan dijadwalkan mencatatkan sahamnya di BEI pada 10 September 2026. Langkah ini menunjukkan tetap adanya minat dari sektor inovatif untuk memanfaatkan pasar modal.
Aktivitas IPO pada 2026 terpantau tidak merata sepanjang tahun, dengan konsentrasi utama terjadi pada bulan April dan Juli. Beberapa bulan lainnya tidak mencatatkan emiten baru, menandakan kondisi pasar yang lebih selektif dan hati-hati. Meski demikian, proses seleksi yang ketat dan penilaian mendalam terhadap kelayakan emiten tetap menjadi prioritas untuk menjaga stabilitas pasar modal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


