Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tim Cook Tutup Era Kepemimpinan dengan Warisan Apple yang Melejit

Setelah 15 tahun memimpin Apple, Tim Cook melepas jabatan CEO dengan catatan pencapaian luar biasa, termasuk kenaikan saham lebih dari 2.000 persen dan transformasi strategis global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 20.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tim Cook Tutup Era Kepemimpinan dengan Warisan Apple yang Melejit
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tim Cook secara resmi menyerahkan jabatan CEO Apple setelah memimpin perusahaan selama satu dekade lebih—sejak 2011. Ia menggantikan Steve Jobs, pendiri perusahaan, dan berhasil membawa Apple mencapai level kejayaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di bawah kepemimpinannya, produk utama seperti iPhone tidak hanya menjadi simbol teknologi, tetapi juga bagian integral dari kehidupan sehari-hari jutaan pengguna di seluruh dunia. Pertumbuhan ekonomi perusahaan tercatat dengan sangat signifikan, terbukti dari lonjakan saham yang melampaui 2.000 persen selama masa kepemimpinannya.

Pengamat industri menilai keberhasilan Cook bukan semata soal inovasi produk, melainkan kemampuan strategis dalam mengelola operasional kompleks dan tantangan geopolitik. David Yoffie, profesor dari Harvard Business School yang mempelajari kasus Apple, menyebut bahwa ekspansi skala produksi iPhone di bawah Cook jauh melampaui ekspektasi bahkan pada masa paling optimistis. Ron Johnson, mantan pengawas ritel Apple, menggambarkan Cook sebagai sosok yang rendah hati, analitis, dan mampu memberikan kontribusi substansial hanya saat diperlukan, menjadikannya anggota tim eksekutif yang paling bijaksana menurutnya.

Cook juga dikenal karena keberhasilan diplomasi bisnisnya, terutama dalam menjaga keseimbangan hubungan antara AS dan Tiongkok saat kedua negara mengalami ketegangan. Ia memimpin keputusan untuk mendiversifikasi produksi dari Tiongkok tanpa mengorbankan daya saing di pasar Tiongkok, sebuah langkah yang dinilai sangat sulit dan jarang dilakukan perusahaan multinasional. Jeffrey Sonnenfeld dari Yale School of Management menilai Cook sebagai salah satu CEO yang paling dihargai oleh pemerintahan Trump, menunjukkan pengaruhnya di ranah politik. Gene Munster, analis teknologi dari Deepwater Asset Management, menyebut keberhasilan Cook dalam menyeimbangkan kepentingan global sebagai pencapaian yang langka dan tak tergantikan.

Di tengah tekanan kompetitif di bidang kecerdasan buatan dan keterbatasan pasokan chip memori, Cook tetap menekankan fokus pada nilai produk yang memperkaya kehidupan pelanggan. Dalam rapat terakhir sebagai CEO pada April, ia menekankan pentingnya konsistensi dalam pengambilan keputusan berbasis nilai jangka panjang. “Jika Anda terus fokus dan membuat keputusan berdasarkan hal itu, maka itu akan menghasilkan bisnis yang hebat, dan kita akan dapat membangun lebih banyak produk dan mengulanginya lagi,” ujarnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya