Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Timnas Indonesia Usung Ambisi Juara Piala AFF 2026

Timnas Indonesia menatap Piala AFF 2026 sebagai ajang pencapaian sejarah, dengan tekad memutus rekor lima kali finis runner-up sejak 1996.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Timnas Indonesia Usung Ambisi Juara Piala AFF 2026
Foto: Tempo

Kendari, ıNarasikita - Timnas Indonesia memasuki persiapan akhir dengan fokus utama meraih gelar pertama dalam sejarah turnamen sepak bola Asia Tenggara. Setelah hampir tiga pekan berlatih intensif di Bali United Training Center, skuad Garuda kini berada dalam kondisi terbaik untuk menghadapi laga pembuka Grup A melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, pada 27 Juli 2026. Gelandang Thom Haye menegaskan bahwa target utama tim bukan sekadar tampil maksimal, tetapi meraih kemenangan di setiap pertandingan, termasuk di laga pertama.

Dalam sesi latihan dan uji coba, semua pemain menunjukkan komitmen tinggi, termasuk dalam laga uji coba menang 3-0 atas Bali United. Jordi Amat, salah satu pemain kunci, menyampaikan semangat yang membara menjelang turnamen, menekankan pentingnya memulai dengan kemenangan untuk membangun kepercayaan diri. Ia menilai kerja keras selama pemusatan latihan telah membentuk kerja sama tim yang solid, terutama dalam aspek taktik dan fisik.

Pelatih John Herdman menyambut perkembangan tim dengan optimisme. Menurutnya, pertandingan uji coba tersebut menjadi momen penting untuk menguji strategi sekaligus memberi kesempatan bermain kepada seluruh pemain. Ia menyebut bahwa identitas permainan yang diinginkan mulai terlihat, ditandai dengan koordinasi yang lebih matang dan konsistensi dalam tekanan. Meski puas, Herdman menekankan bahwa persiapan belum berakhir dan masih ada lima hari terakhir untuk menyempurnakan performa.

Ketegangan terasa di antara para pemain, tetapi juga diwarnai semangat kolaboratif. Mereka menyadari bahwa kompetisi ini bukan sekadar tantangan teknis, tetapi juga momen historis untuk menulis kemenangan pertama dalam 28 tahun. Meski sejumlah negara di kawasan telah memperkuat tim dengan pemain naturalisasi, Indonesia tetap percaya pada potensi internal dan visi taktik yang tengah dibangun. Target tetap utuh: meraih gelar, bukan hanya finis sebagai runner-up.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya