TOD Turunkan Emisi Karbon, Dorong Akses Hunian Terjangkau
Konsep hunian berbasis Transit Oriented Development terbukti menurunkan emisi karbon kendaraan pribadi sekaligus memperluas akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui dukungan regulasi dan infrastruktur terintegrasi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 02.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Penerapan konsep hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, yang berdampak langsung pada penurunan emisi karbon dari sektor transportasi. Menurut pernyataan resmi dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, pendekatan ini tidak hanya memperbaiki mobilitas, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan di kawasan perkotaan.
Dalam implementasinya, pemerintah memberikan berbagai insentif untuk memperluas akses hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Selain itu, proses perizinan juga dipercepat guna mendukung pembangunan rusun dan kawasan terintegrasi transportasi massal.
Salah satu contoh nyata adalah pengembangan kawasan Samesta Mahata Serpong di Tangerang Selatan, yang menjadi perhatian Komisi V DPR RI. Pihak dewan menekankan pentingnya memastikan kawasan tersebut tetap memenuhi prinsip keseimbangan, tepat sasaran bagi MBR, serta memiliki kualitas bangunan yang baik dan akses mudah ke transportasi publik.
Infrastruktur pendukung seperti skybridge penghubung antara rusun Samesta Mahata dengan Stasiun Rawa Buntu menjadi fokus utama. Fasilitas tersebut dirancang untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penghuni saat bertransit, sekaligus memperkuat integrasi antara hunian dan sistem transportasi massal.
Dengan pendekatan yang terukur dan dukungan kebijakan, TOD diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam mengatasi tantangan hunian dan emisi di perkotaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Google Maps Bantu Lacak Lokasi Orang Terdekat Secara Real-Time
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Enam Gunung Api Meletus Bersamaan, Pakar Sebut Bukan Tanda Keterkaitan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Indonesia Belum Siap Jadi Negara Maju Menurut Analisis Terbaru
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Bank Sentral Global Perkuat Cadangan Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

Kapal Filipina Ditangkap di Sulawesi, 25 Rumpon Ilegal Dibongkar
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

BUK Migas Siap Jadi Pemimpin Utama Sektor Hulu
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

RUU Migas Dipercepat, BUK Jadi Fokus Utama
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA


