Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

TOD Turunkan Emisi Karbon, Dorong Akses Hunian Terjangkau

Konsep hunian berbasis Transit Oriented Development terbukti menurunkan emisi karbon kendaraan pribadi sekaligus memperluas akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui dukungan regulasi dan infrastruktur terintegrasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 02.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
TOD Turunkan Emisi Karbon, Dorong Akses Hunian Terjangkau
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Penerapan konsep hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, yang berdampak langsung pada penurunan emisi karbon dari sektor transportasi. Menurut pernyataan resmi dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, pendekatan ini tidak hanya memperbaiki mobilitas, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan di kawasan perkotaan.

Dalam implementasinya, pemerintah memberikan berbagai insentif untuk memperluas akses hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Selain itu, proses perizinan juga dipercepat guna mendukung pembangunan rusun dan kawasan terintegrasi transportasi massal.

Salah satu contoh nyata adalah pengembangan kawasan Samesta Mahata Serpong di Tangerang Selatan, yang menjadi perhatian Komisi V DPR RI. Pihak dewan menekankan pentingnya memastikan kawasan tersebut tetap memenuhi prinsip keseimbangan, tepat sasaran bagi MBR, serta memiliki kualitas bangunan yang baik dan akses mudah ke transportasi publik.

Infrastruktur pendukung seperti skybridge penghubung antara rusun Samesta Mahata dengan Stasiun Rawa Buntu menjadi fokus utama. Fasilitas tersebut dirancang untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penghuni saat bertransit, sekaligus memperkuat integrasi antara hunian dan sistem transportasi massal.

Dengan pendekatan yang terukur dan dukungan kebijakan, TOD diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam mengatasi tantangan hunian dan emisi di perkotaan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya