Toyota dan Honda Terancam Tutup Pabrik di Kanada
Rencana kenaikan tarif impor mobil Kanada ke AS oleh Trump berpotensi memaksa Toyota dan Honda menutup lini produksi di negara tersebut mulai 2027.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.13 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menaikkan tarif impor mobil dari Kanada dari 25 persen menjadi 50 persen mulai 1 Januari 2027 berpotensi mengguncang industri otomotif Kanada. Dua pabrikan besar asal Jepang, Toyota dan Honda, yang memproduksi lebih dari 75 persen mobil di Kanada, berada dalam posisi paling rentan. Jika kebijakan ini diterapkan, keduanya kemungkinan besar harus menutup sejumlah fasilitas perakitan demi menghindari kerugian besar.
Kedua perusahaan menjadi sangat tergantung pada pasar AS, di mana mobil buatan Kanada menyumbang 17 persen dari total penjualan Toyota dan hampir 25 persen untuk Honda. Produk seperti RAV4 dari Toyota dan CR-V dari Honda menjadi andalan di pasar Amerika, sehingga pengenaan tarif akan menekan margin keuntungan secara signifikan. Analis industri menyebut kebijakan tersebut berpotensi merusak seluruh rantai produksi otomotif Kanada, bahkan menyebutnya sebagai langkah yang dirancang untuk menghancurkan sektor tersebut.
Saat ini, Toyota sedang melakukan perluasan produksi di AS dengan investasi mencapai US$10 miliar dalam lima tahun, termasuk pembangunan pabrik baru senilai US$3,6 miliar di Texas. Proyek ini mencakup pemindahan produksi pikap Tacoma dari Meksiko ke fasilitas baru. Di sisi lain, Honda sedang menghadapi tekanan finansial dan menunda rencana pembangunan pabrik ke-8 di Amerika Utara, kecuali perjanjian USMCA diperpanjang.
Ketidakpastian seputar masa depan perjanjian USMCA, yang kini hanya berlaku secara tahunan sejak 1 Juli 2026 tanpa perpanjangan otomatis, menjadi faktor penentu. Perusahaan seperti Hyundai dari Korea Selatan juga mengungkapkan penundaan keputusan investasi karena ketidakpastian ini. Jika tarif benar-benar diberlakukan, Toyota dan Honda kemungkinan akan mencari pasar alternatif untuk produk dari Kanada dan mencari solusi pengganti pasokan ke AS, meskipun proses ini kompleks karena kendaraan untuk AS dirancang khusus dan pabrik lain sudah hampir penuh kapasitas.
Beberapa pemasok asal Jepang yang bergantung pada rantai pasokan Kanada mengaku belum bisa merancang strategi, karena kebijakan tersebut belum final. Mereka menekankan pentingnya menahan reaksi berlebihan sambil menunggu kejelasan lebih lanjut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Acara puncak Honda Bikers Day 2026 digelar di Ambarawa dengan tema Legacy of Spirit, menegaskan komitmen mempererat persaudaraan dan berdampak positif pada ekonomi lokal.
24 Oktober 2026

Honda ADV160 Uji Ketangguhan di Jalur Menantang
Dua puluh jurnalis menguji performa New Honda ADV160 dalam perjalanan 151 kilometer dari Semarang ke Ambarawa melalui berbagai kondisi jalan.
24 Oktober 2026

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Toyota Veloz Hybrid menduduki posisi teratas penjualan hybrid nasional pada September 2026, mengungguli Innova Zenix Hybrid dengan selisih 182 unit berdasarkan data wholesales Gaikindo.
24 Oktober 2026

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Konser Kanye West di GBK Picu Gelombang Kunjungan Wisatawan Asing
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.05 WITA

Perbaikan Pemantauan Karhutla Berbasis Satelit Diumumkan Presiden
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.05 WITA

DEN Bahas Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.05 WITA

Tito Dorong Akses Hunian Layak Lewat Reformasi Regulasi
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.05 WITA

821 Ribu Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Pemerintah Percepat Perbaikan
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.05 WITA

13 Siswi SMP di Ciputat Diduga Jadi Korban Perundungan Berat
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.04 WITA

