Transformasi Ketenagalistrikan RI Menghadapi Era Baru
Simposium Gridnext 2026 menekankan perluasan smart grid sebagai fondasi sistem listrik masa depan yang tangguh dan responsif.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 13.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ketua Umum Perkumpulan Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI), Arsyadany Ghana Akmalaputri, menegaskan bahwa sektor ketenagalistrikan nasional kini berada di ambang perubahan besar. Perkembangan teknologi, peningkatan permintaan energi, serta maraknya penggunaan kendaraan listrik dan pusat data, memaksa sistem listrik untuk beradaptasi secara cepat dan kompleks. Ia menyatakan bahwa masa depan ketenagalistrikan bukan sekadar soal pasokan energi yang cukup, melainkan kemampuan sistem untuk mengelola dinamika yang terus berubah.
Dalam forum EPI-PJCI Gridnext Symposium 2026, Arsyadany menyoroti pentingnya sistem jaringan listrik yang cerdas dan responsif. Ia menekankan bahwa keberlanjutan dan ketahanan sistem harus menjadi prioritas utama, terutama dalam menghadapi ancaman seperti gangguan operasional maupun serangan siber. Dengan demikian, sistem listrik tidak hanya mampu beroperasi secara stabil, tetapi juga dapat memastikan ketersediaan energi yang andal bagi seluruh lapisan masyarakat.
Smart grid menjadi kunci utama dalam mewujudkan transformasi tersebut. Dengan mengintegrasikan teknologi digital dan komunikasi dua arah, smart grid memungkinkan pemantauan real-time, pengelolaan beban otomatis, serta peningkatan efisiensi distribusi energi. Menurut Arsyadany, smart grid bukan sekadar infrastruktur, melainkan ekosistem yang menghubungkan data, teknologi, manusia, dan proses bisnis dalam satu kesatuan yang saling mendukung.
Implementasi smart grid dilakukan melalui integrasi berbagai sistem pendukung, seperti Advanced Distribution Management System (ADMS), Distributed Energy Resources Management System (DERMS), sistem penyimpanan energi baterai, aplikasi kecerdasan buatan, serta analitik data. Keempat komponen ini memungkinkan sistem untuk memprediksi perubahan, mengambil keputusan lebih cepat, dan mengoptimalkan operasional secara menyeluruh.
Pertemuan ini merupakan bagian dari IEE Series 2026, pameran industri energi dan teknik terbesar di Asia Tenggara yang berlangsung dari 3 hingga 12 September 2026. Acara ini terdiri dari dua gelaran utama: Energy Week (2–5 September) dan Engineering Week (9–12 September), dengan tema utama "Sustainability for Industrial Transformation". IEE Series 2026 berhasil menghadirkan peserta dari 39 negara dan wilayah, menggunakan area seluas 108.000 meter persegi—63% di antaranya merupakan area dalam ruangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Tim Jibom Brimob Polda Babel melakukan sterilisasi lokasi ledakan di penampungan besi tua di Belitung untuk memastikan tidak ada ancaman susulan dan mengungkap penyebab kejadian.
25 Oktober 2026

Houthi Lancarkan Serangan Berulang ke Kota Suci, Pemimpin Masjidil Haram Kecam Keras
Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengecam keras serangan rudal dan drone Houthi terhadap Makkah dan Madinah, menyatakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan norma kemanusiaan internasional.
25 Oktober 2026

NASA Soroti Lonjakan Kebakaran di Papua dan Kalimantan
NASA mencatat kebakaran hutan dan lahan di Papua serta Kalimantan mencapai level tertinggi sepanjang 2026, didorong El Niño dan aktivitas manusia, dengan emisi karbon melampaui rekor sebelumnya.
25 Oktober 2026

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA

