Turki, Saudi, Pakistan Gelar Pertemuan Pertama Pakta Makkah
Tiga negara di kawasan Timur Tengah dan Asia Barat menggelar pertemuan perdana pakta pertahanan bersama di Istanbul untuk memperkuat kerja sama keamanan regional.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Para menteri pertahanan, luar negeri, dan kepala staf militer Turki, Arab Saudi, dan Pakistan bertemu secara langsung di Istanbul pada Senin (31/8) dalam pertemuan pertama sejak penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah pada 7 Agustus. Pertemuan ini menjadi tonggak penting bagi kerja sama keamanan regional yang diklaim mirip dengan struktur NATO, dengan prinsip bahwa serangan terhadap salah satu anggota akan dianggap sebagai serangan terhadap semua pihak.
Agenda utama pertemuan mencakup pembahasan mengenai peningkatan kapasitas pertahanan bersama, peningkatan interoperabilitas antarangkatan bersenjata, serta peluang kolaborasi dalam industri pertahanan, termasuk produksi dan pengembangan alutsista bersama. Kementerian Luar Negeri Turki menegaskan bahwa isu keamanan internasional menjadi fokus utama diskusi, yang mencerminkan keinginan ketiga negara untuk membangun mekanisme pertahanan kolektif yang lebih tangguh.
Pembentukan pakta ini muncul di tengah ketegangan regional yang meningkat, terutama bagi Arab Saudi yang menghadapi ancaman dari kelompok milisi di Yaman dan Irak. Di tengah keraguan terhadap komitmen AS dalam melindungi sekutu di Teluk, kesepakatan ini menjadi upaya strategis untuk memperkuat kedaulatan keamanan secara mandiri. Pakistan dan Turki, yang memiliki perbatasan dengan Iran, turut merasa terdampak oleh eskalasi konflik di kawasan dan berkepentingan menjaga stabilitas.
Khususnya, Pakistan mengelola komunitas Syiah yang signifikan, sementara Turki mengkhawatirkan potensi gangguan dari gerakan separatisme Kurdi yang bisa memicu ketegangan internal. Kedua negara melihat pakta ini sebagai alat diplomasi dan keamanan yang seimbang, mendorong keterlibatan aktif dalam menjaga perdamaian regional tanpa ketergantungan pada kekuatan luar. Tujuan utamanya adalah menciptakan kerangka keamanan kolektif yang mampu menangkal ancaman bersama secara efektif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

