Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Dipercepat, Siap Masuki Tahap Percontohan

Kementerian ESDM mempercepat uji coba tabung CNG 3 kg dengan evaluasi berlangsung selama satu bulan, menuju penerapan di kota percontohan untuk menggantikan LPG 3 kg secara bertahap.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 14.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Dipercepat, Siap Masuki Tahap Percontohan
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini memasuki tahap evaluasi langsung terhadap tabung Compressed Natural Gas (CNG) berkapasitas 3 kilogram. Uji coba ini dilakukan oleh Lembaga Energi dan Sumber Daya Mineral (Lemigas) dan telah berpindah dari uji ketahanan teknis ke penggunaan nyata di lapangan. Proses evaluasi berlangsung selama satu bulan penuh, guna menilai performa tabung serta respons masyarakat terhadap produk baru tersebut.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa hasil uji coba diharapkan selesai pada bulan September 2026. Evaluasi tidak hanya fokus pada aspek teknis seperti kekuatan dan keamanan tabung, tetapi juga melihat kenyamanan, aksesibilitas, dan potensi adopsi masyarakat. Ia menekankan pentingnya data empiris dari penggunaan nyata sebelum menentukan kebijakan lanjutan terkait substitusi LPG 3 kg.

Pemerintah belum menetapkan kebijakan penggantian subsidi LPG 3 kg pada 2027, karena masih menunggu hasil uji coba yang lebih luas. Langkah selanjutnya adalah ekspansi uji coba ke tingkat masyarakat melalui kota-kota percontohan, sesuai arahan Menteri ESDM. Dari sana, distribusi dan pola konsumsi akan dipelajari lebih dalam untuk menentukan potensi konversi CNG terhadap LPG secara massal.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pengembangan tabung CNG 3 kg telah mencapai tahap akhir pengujian. Ia menyebut hanya tinggal satu tahap terakhir yang harus dilalui, yaitu uji tembak terhadap panas ekstrem hingga 850 derajat Celsius. Menurutnya, hasil uji tersebut sangat krusial untuk memastikan keamanan tabung dalam kondisi ekstrem, dan saat ini proses tersebut sedang berlangsung secara intensif oleh Lemigas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya