Unirama Group Kuasai DPUM, Fokus Pemulihan dan Ekspansi
PT Rama Indonesia, bagian dari Unirama Group, resmi menguasai 59,24% saham DPUM dan berkomitmen mendukung pemulihan serta ekspansi bisnis.
Redaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 15.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Rama Indonesia, entitas di bawah naungan Unirama Group, kini menjadi pemegang saham pengendali baru PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) setelah mengakuisisi 2,47 miliar saham, atau setara dengan 59,24% dari modal dasar perseroan. Kepemilikan ini menandai perubahan struktur kepemilikan yang berdampak pada arah strategis perusahaan ke depan, khususnya dalam pemulihan operasional dan pengembangan jangka panjang.
Dalam rencana strategis, Unirama Group menetapkan alokasi belanja modal sebesar Rp100 miliar untuk periode 2027 hingga 2030. Targetnya, peningkatan EBITDA rata-rata sebesar 7,75% per tahun, yang diharapkan mendorong kinerja keuangan dan daya saing perusahaan di pasar regional maupun global. Fokus utama meliputi modernisasi fasilitas, efisiensi rantai pasok, serta ekspansi jaringan distribusi.
Insiden kebakaran di fasilitas produksi DPUM di Pati pada 6 Juni 2026 menjadi tantangan signifikan, namun manajemen menegaskan tidak ada korban jiwa atau luka serius, serta api telah dipadamkan secara total. Fransisda Marga Saputra, Direktur PT Rama Indonesia, menyatakan komitmen penuh untuk memulihkan operasional, termasuk perbaikan infrastruktur dan peningkatan keandalan sistem keamanan.
Proses klaim asuransi atas kerugian akibat kebakaran sedang dalam tahap finalisasi, dan manajemen meyakini seluruh nilai klaim yang diajukan dapat direalisasikan secara penuh sesuai kesepakatan. Dukungan ini, menurut Fransisda, bukan sekadar investasi finansial, tetapi bentuk kepercayaan terhadap potensi jangka panjang DPUM dan komitmen bersama membangun bisnis yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Asing Jual Bersih Rp664 Miliar, Tekanan Jatuhkan IHSG
Investor asing mencatat aksi jual bersih Rp664,34 miliar pada sesi I perdagangan, didorong pelemahan saham emiten tambang dan tekanan geopolitik global.
14 September 2026

Purbaya Dorong Optimalisasi Dana Daerah, Jangan Hanya Simpan di Bank
Menteri Keuangan meminta pemerintah daerah memaksimalkan penggunaan dana, bukan hanya menaruhnya di bank, demi pertumbuhan ekonomi yang lebih efektif.
14 September 2026

Menteri Keuangan Bantah Isu Pengalihan Payroll dari BPD ke Himbara
Menteri Keuangan menegaskan tidak ada kebijakan pengalihan penggajian ASN dari BPD ke Himbara, menanggapi teguran Mendagri akibat isu yang menyebar tanpa dasar.
14 September 2026

Penguatan Ekosistem Otomotif Indonesia di Tengah Tantangan Global
Forum diskusi bersama pelaku industri dan pemerintah membahas strategi memperkuat sektor otomotif nasional, khususnya kendaraan listrik dan ketahanan rantai pasok di tengah disrupsi global.
14 September 2026
Berita Lainnya

Hak Penumpang Saat Penerbangan Dibatalkan atau Terlambat
Senin, 14 September 2026, 15.46 WITA

BAIC Perluas Jaringan Dealer di Jakarta dan Wilayah Lain
Senin, 14 September 2026, 15.46 WITA

Sistem Ganjil-Genap BBM Subsidi Diberlakukan di Sulsel
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Penjualan Motor Nasional Turun Agustus, Industri Tetap Optimistis
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Motor dengan Tangki BBM Besar untuk Perjalanan Jauh
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Platform Digital yang Melanggar PP Tunas Siap Denda hingga Diblokir
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA

7.000 Kawasan Kumuh Masih Jadi Tantangan, AHY Soroti Penanganan Bertahap
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA

Cadangan Devisa RI Siap Tembus Rp147,5 Triliun
Senin, 14 September 2026, 15.36 WITA


