UTB Jadi Pusat Pelatihan Pekerja Migran Kompeten Jawa Barat
Universitas Teknologi Bandung menjadi lokasi kick off pelatihan SMK Go Global untuk calon pekerja migran Indonesia di Jawa Barat, dengan 1.280 peserta yang akan diberi pelatihan kompetensi selama satu hingga tiga bulan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 16.52 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Universitas Teknologi Bandung (UTB) resmi menjadi lokasi pelaksanaan kick off Program SMK Go Global tingkat Jawa Barat, bertempat di Migran Center kampus setempat pada 26 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mempersiapkan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) dengan kualifikasi tinggi, siap bersaing di pasar kerja global. Pelaksanaan di UTB merupakan bagian dari rangkaian nasional yang diluncurkan dari Jakarta Timur, dengan fokus pada peningkatan kapasitas tenaga kerja terampil melalui pelatihan berbasis kompetensi.
Sebelum pelatihan dimulai, UTB telah menyelesaikan proses seleksi administratif dan wawancara terhadap calon peserta. Proses ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian kandidat dengan bidang pelatihan serta kebutuhan industri di negara tujuan kerja. Setelah seleksi, peserta akan mengikuti pelatihan intensif sesuai kompetensi yang ditawarkan, termasuk di bidang operasi produksi, manufaktur, bahasa Inggris, bahasa Jepang, dan perawatan tanaman hias (nursery).
Kegiatan dihadiri oleh sejumlah pejabat lintas sektor, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Kepala BP3MI Jawa Barat, Rektor UTB, serta perwakilan dinas ketenagakerjaan dari Kota Bandung, Cimahi, dan Kabupaten Bandung. Penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Sekda Jawa Barat menjadi penanda resmi dimulainya program di wilayah tersebut. Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan Kepala BP3MI Jawa Barat, yang menegaskan bahwa 1.280 calon pekerja migran dari Jawa Barat akan mendapatkan pelatihan komprehensif selama satu hingga tiga bulan.
Pelatihan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja internasional, dengan materi yang disesuaikan dengan standar global. Program ini tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga keterampilan sosial, bahasa, dan kesiapan mental peserta dalam menghadapi lingkungan kerja di luar negeri. Tujuan utamanya adalah menciptakan tenaga kerja Indonesia yang profesional, kompeten, dan berdaya saing tinggi di pasar global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026

Adegan Pernikahan Chandler Bing Menggambarkan Harapan Terdalam Perry
Keluarga Matthew Perry mengungkapkan kesedihan mendalam saat menyaksikan adegan pernikahan Chandler dan Monica, yang mencerminkan keinginan abang mereka untuk memiliki keluarga di tengah perjuangan melawan kecanduan.
26 Oktober 2026

Ubed Siap Laga Penentu di Final French Open 2026
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, melangkah ke final French Open 2026 setelah menaklukkan unggulan Prancis dalam pertandingan sengit tiga gim.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

