Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Vietnam dan Myanmar Perkuat Kerja Sama Keamanan dan Ekonomi

Kedua negara sepakat tingkatkan kerja sama pertahanan, pertukaran militer, dan penanganan kejahatan lintas negara serta dorong kolaborasi di sektor ekonomi dan infrastruktur.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 11.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Vietnam dan Myanmar Perkuat Kerja Sama Keamanan dan Ekonomi
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemimpin Vietnam dan Myanmar menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan dalam pertemuan di ibu kota Vietnam pada Sabtu (5/9). Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas kerja sama dalam pelatihan perwira muda, operasi pencarian dan penyelamatan, serta penanggulangan bencana, sejalan dengan kebutuhan kedua negara dalam menjaga stabilitas regional.

Dalam kesepakatan tersebut, kedua pemimpin menekankan pentingnya koordinasi dalam menangani ancaman lintas negara, termasuk perdagangan narkoba, perdagangan manusia, kejahatan teknologi tinggi, dan aktivitas penipuan daring. Mereka juga menyepakati prinsip tidak memperbolehkan wilayah negara lain digunakan untuk menentang negara lain, sebagai bentuk komitmen terhadap kedaulatan dan keamanan bersama.

Vietnam menawarkan pengalaman dalam pembangunan ekonomi dan integrasi global, sementara Presiden Myanmar Min Aung Hlaing menjanjikan dukungan untuk mendorong investasi dari Vietnam. Kedua pemimpin juga sepakat memperluas kolaborasi di bidang pertanian, telekomunikasi, teknologi, energi, dan pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari upaya penguatan hubungan bilateral.

Kedua negara menekankan pentingnya menjaga perdamaian, stabilitas, serta kebebasan navigasi dan penerbangan di Laut China Selatan. Mereka menyerukan penyelesaian sengketa secara damai sesuai hukum internasional dan memperkuat kerja sama melalui forum regional seperti ASEAN dan kerja sama subkawasan Mekong, meskipun para pemimpin Myanmar tetap belum diundang ke KTT ASEAN sejak 2021.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya