Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Wagub Jatim Minta Penyelidikan Mendalam Kasus Keracunan Siswa MBG

Wagub Jatim meminta investigasi menyeluruh terhadap keracunan ratusan siswa akibat konsumsi makanan bergizi gratis di Sidoarjo, menekankan pentingnya menemukan akar masalah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 21.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Wagub Jatim Minta Penyelidikan Mendalam Kasus Keracunan Siswa MBG
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Wakil Gubernur Jawa Timur secara tegas meminta penelusuran menyeluruh terhadap insiden keracunan yang menimpa ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Insiden terjadi setelah para pelajar mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG) yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanggulangin Kalitengah, Kabupaten Sidoarjo. Ia menegaskan bahwa kejadian ini tidak boleh dibiarkan begitu saja tanpa jawaban yang jelas dan transparan.

Dalam pernyataannya, Wagub menekankan pentingnya mengungkap akar permasalahan secara komprehensif, termasuk memeriksa proses produksi, distribusi, hingga pengawasan kualitas pangan. Ia memerintahkan Satuan Tugas (Satgas) MBG Provinsi Jawa Timur untuk segera mengambil langkah investigasi mendalam, bukan hanya menangani dampak, tetapi juga mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Pemantauan terhadap kualitas makanan dan kepatuhan standar higiene menjadi fokus utama dalam penyelidikan ini. Wakil Gubernur menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan peserta didik merupakan prioritas utama dalam program pemerintah, terlebih jika melibatkan distribusi pangan publik. Setiap tahap dalam rantai pasok MBG harus dipastikan aman dan terkontrol.

Tujuan utama dari tindakan ini adalah memastikan akuntabilitas sistem dan perlindungan terhadap anak-anak yang menjadi target utama program kesejahteraan pangan. Dengan investigasi yang transparan, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG tetap terjaga, serta mendorong perbaikan sistem yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya