Wali Kota Bekasi Tinjau Langsung Progres 9 Titik Infrastruktur
Wali Kota Bekasi meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur di sembilan titik, fokus pada penanganan banjir dan perbaikan jalan, dengan target penyelesaian sebagian besar pekerjaan hingga akhir tahun ini.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 23.23 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 17x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, melakukan peninjauan lapangan dengan mengendarai sepeda motor ke sembilan lokasi proyek infrastruktur, mulai dari Kali Harun hingga kawasan Jatibening Permai. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan realisasi pembangunan sesuai rencana, mengidentifikasi kendala teknis, serta mengevaluasi dampak terhadap kebutuhan masyarakat secara langsung. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh meliputi jalan, saluran air, dan fasilitas drainase yang menjadi kunci penanganan banjir di wilayah kota.
Di Kali Harun, Wali Kota menyampaikan bahwa penanganan masih menghadapi tantangan pembebasan lahan, khususnya empat rumah yang memiliki sertifikat di area yang dibutuhkan. Lebar sungai yang sebelumnya mencapai tiga meter kini menyempit menjadi satu hingga dua meter, sehingga pemerintah menargetkan penyelesaian sekitar 380 meter dari total 440 meter yang direncanakan hingga akhir tahun ini. Koordinasi intensif sedang dilakukan dengan Badan Pertanahan Nasional untuk menyelesaikan status kepemilikan lahan tersebut.
Peningkatan kualitas jalan juga menjadi fokus utama, terutama di Jalan Raya Hankam yang akan diperbaiki untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Di kawasan Jatiwaringin, penanganan saluran sepanjang 400 meter dilakukan untuk mendukung aliran air menuju Kali Cakung, mengurangi genangan saat musim hujan. Sementara itu, penanganan di Kalisunter telah menyelesaikan 300 meter saluran dan menargetkan tambahan 900 meter dalam tahun ini.
Di sejumlah ruas seperti Jalan Anugerah dan Jalan Muchtar Tabrani, pemerintah menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur dengan memperhatikan kondisi geografis, termasuk area lereng jalan tol dan perluasan saluran. Pembebasan lahan serta penataan saluran di tengah jalan direncanakan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas dan fungsi drainase. Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, karena dapat mengganggu aliran air dan memperparah risiko banjir.
Pemantauan dilanjutkan ke sejumlah lokasi lain seperti Taman Bawah Becakayu Kalimalang, DAS Bojongrangkong, saluran Kemangsari, pedestrian Pondok Gede, serta jalan-jalan utama lainnya. Pemerintah mengharapkan dukungan dan kesabaran masyarakat selama proses pembangunan berlangsung, serta mengimbau pengguna jalan untuk memanfaatkan jalur alternatif jika terjadi hambatan. Semua upaya ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur kota terhadap banjir dan memperbaiki kualitas layanan publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

IKN Tahap II Lanjut, Fokus Bangun Gedung Negara dan Hunian ASN
Pembangunan IKN Tahap II terus berjalan sesuai rencana, dengan fokus pada infrastruktur pemerintahan dan penyelesaian hunian ASN, didukung pendanaan dari APBN, KPBU, swasta, dan hibah internasional.
24 Oktober 2026

Keanu Reeves Dekati Proyek Baru James Wan Bersama Don Lee
Keanu Reeves dikabarkan dalam negosiasi untuk membintangi film adaptasi Hollywood The Gangster, The Cop, The Devil bersama Don Lee, di bawah arahan James Wan.
24 Oktober 2026

Percepatan Jalan Perbatasan Kalimantan Targetkan Selesai 2028
Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat penyelesaian jalan perbatasan Indonesia-Malaysia sepanjang 2.300 km dengan fokus pada 300 km di fase pertama, sesuai arahan Presiden.
23 Oktober 2026

Pemerintah Percepat Pembangunan PSEL untuk Manfaatkan Sampah Jadi Energi
Pemerintah mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi listrik (PSEL) guna mendukung tata kelola lingkungan berkelanjutan dan memperkuat kemandirian energi nasional.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

