Wamen Stella Dorong Mahasiswa Kuasai Pengetahuan Universal
Wakil Menteri menekankan pentingnya membangun pengetahuan luas dan keterampilan berpikir kritis sebagai respons terhadap era kecerdasan buatan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 14.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyerukan kepada seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan masa kuliah sebagai momentum membentuk fondasi pengetahuan yang kokoh dan kompetensi berpikir kritis. Dalam kesempatan di Jakarta, ia menekankan bahwa ketahanan diri terhadap transformasi teknologi, khususnya kecerdasan buatan, hanya bisa dicapai melalui pemahaman ilmu yang mendalam dan tidak mudah digantikan oleh mesin.
Ia menekankan bahwa kuliah bukan hanya proses akademik formal, tetapi juga ruang untuk pengembangan diri secara holistik. Mahasiswa diminta untuk menjalani proses pembelajaran secara penuh, menjelajahi berbagai pengalaman, serta memperdalam ilmu secara universal agar mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika zaman. Menurutnya, hanya dengan pengetahuan yang luas dan mendalam, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang relevan.
Pentingnya manajemen waktu dan penentuan prioritas juga menjadi fokus utama dalam pesannya. Ia menyebut bahwa menggabungkan kuliah dengan pengalaman kerja dapat menjadi pemicu pengembangan keterampilan manajemen diri yang efektif. Pengalaman tersebut, menurutnya, akan membentuk kematangan dalam menghadapi tantangan nyata di dunia kerja.
Dalam paparannya, Wamen menyampaikan lima prinsip utama untuk meraih keberhasilan akademik dan personal: hidup secara maksimal tanpa kompromi, mengeksplorasi dan memanfaatkan setiap kesempatan, memperoleh pengetahuan yang bersifat universal, belajar dari kesulitan sebagai bagian dari pertumbuhan, serta tetap mengingat asal-usul dan nilai-nilai dasar.
Ia berharap seluruh mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten, tetapi juga individu yang adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan ilmu untuk kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan bekal tersebut, generasi muda diharapkan menjadi pilar pembangunan bangsa yang berkelanjutan dan berwawasan global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Xiaomi meluncurkan SUV Skynomad di China dengan teknologi extended-range electric vehicle, menawarkan jangkauan hingga 1.705 km dan berbagai fitur eksklusif untuk segmen keluarga premium.
8 September 2026

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Startup asal Amerika Serikat berencana meluncurkan wahana antariksa ke Alpha Centauri pada 2029, meski perjalanan akan memakan waktu 80 ribu tahun, dengan tujuan menginspirasi generasi mendatang.
8 September 2026

Penguatan Pengawasan MBG Lewat Standar Operasional dan Teknologi
Badan Gizi Nasional memperkuat tata kelola Makan Bergizi Gratis dengan aturan jam kerja ketat, sistem pengawasan digital, dan label batas waktu konsumsi untuk jaminan keselamatan pangan.
8 September 2026

Galaxy S26 FE Unggulkan Kamera Premium dan AI Modern
Samsung meluncurkan Galaxy S26 FE dengan peningkatan kamera dan fitur AI canggih yang mengadopsi teknologi flagship untuk pengalaman konten kreator yang lebih stabil dan cerdas.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


