Wang Xingxing Capai Kekayaan Rp282 Triliun dari Robot Humanoid
Pengusaha China Wang Xingxing naik daftar miliarder berkat lonjakan nilai saham Unitree Robotics yang melonjak 629% dalam sepekan.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 12 September 2026, 19.34 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pria berusia 36 tahun asal Tiongkok, Wang Xingxing, kini diperkirakan memiliki kekayaan mencapai US$16 miliar atau setara Rp282,3 triliun, menandai lonjakan signifikan dalam kariernya sebagai pendiri dan CEO Unitree Robotics. Kenaikan ini terjadi seiring dengan peningkatan ekstrem harga saham perusahaan yang bergerak di sektor robotika humanoid, dengan kenaikan mencapai 629% dalam periode singkat. Pencapaian tersebut membuatnya masuk ke jajaran miliarder pada awal bulan Agustus, setelah sebelumnya hanya memiliki kekayaan US$2,4 miliar menurut catatan Forbes.
Kenaikan kapitalisasi pasar Unitree Robotics mencapai 445 miliar yuan atau sekitar Rp1.171 triliun, menunjukkan antusiasme pasar yang tinggi terhadap inovasi teknologi robotik di Tiongkok. Menurut analis Chanson & Co, Shen Meng, kenaikan ini sesuai dengan tren yang telah diproyeksikan, terutama dalam konteks dukungan kuat dari pemerintah terhadap sektor industri maju seperti robotika dan semikonduktor. Ia menegaskan bahwa minat pasar saat ini masih didorong oleh potensi jangka panjang dan perkembangan teknologi yang pesat.
Saat ini, robot buatan Unitree masih difokuskan untuk keperluan riset, pendidikan, dan pertunjukan publik. Perusahaan menyatakan dalam prospektusnya bahwa komersialisasi robot humanoid masih berada pada tahap awal. Namun, visi jangka panjang menunjukkan bahwa perangkat ini akan digunakan untuk membantu aktivitas di pabrik maupun rumah tangga, seiring dengan penurunan biaya perangkat keras dan kemajuan dalam kecerdasan buatan. Diperkirakan, produksi global robot humanoid akan meningkat drastis dari 20 ribu unit pada tahun lalu menjadi 1,2 juta unit pada tahun 2030.
Berdasarkan analisis BofA Global Research, pasar robot humanoid diperkirakan akan mencapai nilai US$37 miliar atau sekitar Rp653 triliun dalam lima tahun ke depan. Pertumbuhan ini didorong oleh inovasi teknologi, efisiensi produksi, serta permintaan global yang terus tumbuh. Dengan dukungan kebijakan pemerintah dan arus investasi yang masif, Unitree Robotics berpotensi menjadi salah satu pemain kunci dalam transformasi industri otomasi global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jakarta Diminta Evaluasi Kebutuhan Utang Sebelum Terbitkan Obligasi
Ekonom menekankan kewajiban persetujuan multi-instansi dan risiko gagal bayar sebelum DKI Jakarta menerbitkan obligasi daerah.
12 September 2026

Donasi Rp858 Miliar dari Investor Kripto untuk Partai Populis Inggris
Investor kripto Ben Delo menyerahkan donasi sebesar Rp858,6 miliar kepada Reform UK menjelang pemilu 2029, memecahkan rekor sumbangan politik di Inggris.
12 September 2026
Pria 36 Tahun Raih Rp151 Triliun dari Jualan Robot Otomatis
Seorang pria berusia 36 tahun sukses mengumpulkan kekayaan mencapai Rp151 triliun hanya dari penjualan robot otomatis dalam waktu singkat.
12 September 2026

Belanda Pindahkan Cadangan Emas 94 Ton untuk Kesiapsiagaan Krisis
Bank sentral Belanda memindahkan 94 ton emas dari Amerika Utara ke Inggris demi memperkuat respons cepat dalam kondisi darurat global.
12 September 2026
Berita Lainnya

Batasi Daya Baterai di Bawah 50% Saat Angkut Mobil Listrik via Kapal
Sabtu, 12 September 2026, 22.41 WITA

Uang Rp10 Miliar dari Sofa Penginapan Terancam Gulingkan Presiden Afrika Selatan
Sabtu, 12 September 2026, 22.41 WITA

Indonesia Perkuat Nelayan Skala Kecil Melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih
Sabtu, 12 September 2026, 22.38 WITA

Harga BBM Non Subsidi Naik Per 1 September 2026
Sabtu, 12 September 2026, 22.38 WITA

<Kesalahan Strategis AS Pasca 9/11 Dibongkar Eks Diplomat>
Sabtu, 12 September 2026, 22.36 WITA

Polisi Thailand Bekuk Sindikat Obat Diet Ilegal Senilai Rp26,7 M
Sabtu, 12 September 2026, 22.36 WITA

Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di New Delhi
Sabtu, 12 September 2026, 22.35 WITA

Sinergi Bulog-TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Nasional
Sabtu, 12 September 2026, 22.31 WITA


