Wapres Janjikan Percepatan Hunian dan Penyelesaian Dam
Wapres mendengarkan langsung keluhan warga terdampak bencana di Tapanuli Tengah, menjanjikan percepatan pembangunan hunian tetap dan penyelesaian infrastruktur pengendali bencana.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 16.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Wakil Presiden secara langsung menyimak berbagai aspirasi masyarakat yang menghentikan perjalanannya menuju lokasi peninjauan Sabo Dam di Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kedatangannya yang tiba-tiba memicu antusiasme warga, yang dengan tegas menyampaikan kebutuhan mendesak terkait jaminan hidup, kepastian tempat tinggal, serta penyelesaian infrastruktur pengendali bencana. Mereka menekankan bahwa kondisi yang masih memprihatinkan seharusnya menjadi prioritas penanganan pemerintah.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan terbuka, Wapres menegaskan bahwa setiap keluhan dari masyarakat terdampak merupakan tanggung jawab bersama yang harus segera ditindaklanjuti. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan setiap permintaan terpenuhi sesuai kewenangan masing-masing. Pemerintah, menurutnya, tidak boleh berhenti menyalurkan bantuan hingga seluruh warga terdampak kembali menikmati kehidupan normal.
Mengenai hunian tetap, Wapres mengakui bahwa proses pembangunan masih berjalan secara bertahap dan belum semua warga menerima hunian. Namun, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penyelesaian agar semua korban bencana mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman. Ia meminta seluruh instansi terkait untuk memperhatikan realita di lapangan dan mengevaluasi mekanisme penyaluran bantuan secara rutin.
Terkait pembangunan Sabo Dam, masyarakat menekankan pentingnya infrastruktur ini dalam mencegah risiko bencana di masa depan. Wapres menyatakan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari upaya strategis perlindungan masyarakat, dan penyelesaiannya harus menjadi prioritas nasional. Ia meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk mengawal proyek tersebut hingga tuntas, agar tidak ada lagi korban akibat banjir lahar dan longsor.
Kehadiran Wapres di lokasi terdampak menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendengar langsung keluh kesah masyarakat, bukan hanya melalui laporan formal. Dengan menunjukkan kehadiran fisik dan sikap responsif, pemerintah ingin menegaskan bahwa pemulihan pasca-bencana bukan sekadar kebijakan, melainkan komitmen nyata terhadap kesejahteraan rakyat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


