Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Waskita Karya Perkuat Fondasi Keuangan Lewat Peningkatan Pendapatan Operasional

Waskita Karya catat kenaikan pendapatan 53,73% hingga September 2026, didorong peningkatan proyek pemerintah dan restrukturisasi keuangan yang efektif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.23 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 93x dibuka
Waskita Karya Perkuat Fondasi Keuangan Lewat Peningkatan Pendapatan Operasional📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perseroan PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan signifikan dalam pendapatan usaha pada periode Januari–September 2026, dengan capaian sebesar Rp8,13 triliun. Angka ini meningkat 53,73% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp5,29 triliun. Peningkatan ini utamanya berasal dari peningkatan pendapatan jasa konstruksi sebesar 71,5%, yang naik dari Rp3,76 triliun menjadi Rp6,45 triliun, serta penyerapan proyek pemerintah yang mencapai Rp3,9 triliun.

Dukungan dari proyek infrastruktur publik menjadi kunci utama pencapaian tersebut. Corporate Secretary Waskita Karya, Steven Subiantoro, menegaskan bahwa perbaikan kinerja operasional berjalan selaras dengan langkah restrukturisasi keuangan yang telah dilaksanakan sejak 2023. Pada 2024, perusahaan berhasil menandatangani Master Restructuring Agreement (MRA) bersama 21 bank, yang kini terus diimplementasikan secara konsisten.

Dengan dukungan restrukturisasi, beban keuangan perusahaan turun dari Rp1,02 triliun menjadi Rp1,06 triliun, sementara pembayaran pinjaman jangka panjang naik signifikan 78,18% dari Rp393,65 miliar menjadi Rp701,39 miliar. Selain itu, total utang perusahaan berhasil dikurangi sebesar 20,8% sejak akhir 2023, turun dari Rp84 triliun menjadi Rp66,5 triliun. Pajak past due pun telah diselesaikan 100% sejak 2024, menjadikan Waskita Karya bebas dari kewajiban pajak tertunda.

Manajemen menegaskan bahwa restrukturisasi bukan hanya upaya penundaan pembayaran, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat fondasi perusahaan secara menyeluruh. Pada September 2026, perseroan juga mendapatkan persetujuan restrukturisasi Obligasi III Tahap IV Tahun 2024, yang membuka peluang besar untuk penghentian suspensi saham.

Ke depan, Waskita Karya berkomitmen memperkuat operasional inti sebagai kontraktor murni dengan fokus pada proyek-proyek berbasis pembayaran bulanan dan menghindari skema turnkey. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan pemegang saham, termasuk Danantara, untuk menjaga stabilitas modal kerja dan mendorong pemulihan jangka panjang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya