Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

WNA Diduga Pukul Warga Lokal Usai Ditegur Saat Mabuk di Bali

Seorang WNA diduga memukuli warga lokal di Badung, Bali, setelah sempat ditegur karena berkendara dalam kondisi mabuk, peristiwa yang terekam dan viral.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 23.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
WNA Diduga Pukul Warga Lokal Usai Ditegur Saat Mabuk di Bali📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Peristiwa kekerasan terjadi di Jalan Raya Canggu-Tanah Lot, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada Minggu (30/8) sekitar pukul 16.30 WITA. Seorang warga negara asing yang identitasnya belum diketahui diduga melakukan pemukulan terhadap warga lokal setelah sebelumnya sempat ditegur karena mengendarai sepeda motor dalam kondisi tidak stabil. Kejadian tersebut kemudian terekam dan tersebar luas di media sosial, memicu perhatian publik.

Berdasarkan keterangan dari petugas kepolisian yang berada di lapangan, insiden bermula ketika dua orang WNA mengendarai sepeda motor dari arah timur. Mereka diduga dalam pengaruh minuman beralkohol saat melintas. Seorang warga lokal yang melintas di lokasi sempat menegur karena dianggap mengganggu lalu lintas. Setelah berhenti di depan sebuah warung, salah satu WNA meminta warga lokal tersebut berhenti dan menyalahkan korban atas kecelakaan ringan yang diduga terjadi.

Ketegangan pun memuncak saat terjadi perselisihan verbal yang berujung pada dugaan pemukulan oleh salah satu WNA terhadap korban. Namun, beberapa saat kemudian, seorang WNA lain yang melintas berhenti dan berusaha menolong korban. Setelah itu, pelaku yang diduga melakukan penganiayaan langsung meninggalkan lokasi. Korban juga kemudian meninggalkan tempat kejadian setelah kejadian tersebut.

Petugas kepolisian dari Polsek Mengwi telah melakukan pengecekan lapangan dan mengumpulkan keterangan saksi, termasuk dari seorang saksi bernama Sofyan Efendi (22). Rekaman video dari lokasi juga telah diperiksa sebagai bahan penyelidikan. Penyidik kini tengah memproses identifikasi terduga pelaku dan korban, serta menyelidiki secara mendalam kronologi kejadian.

Tujuan utama dari penyelidikan adalah menetapkan status hukum terhadap pelaku, memastikan keadilan bagi korban, serta memberikan pesan tegas bahwa tindakan kekerasan, terlepas dari latar belakang pelaku, tidak akan ditoleransi. Polisi menegaskan bahwa semua proses akan berjalan sesuai hukum dan transparan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya