WNA Diduga Pukul Warga Lokal Usai Ditegur Saat Mabuk di Bali
Seorang WNA diduga memukuli warga lokal di Badung, Bali, setelah sempat ditegur karena berkendara dalam kondisi mabuk, peristiwa yang terekam dan viral.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 23.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Peristiwa kekerasan terjadi di Jalan Raya Canggu-Tanah Lot, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada Minggu (30/8) sekitar pukul 16.30 WITA. Seorang warga negara asing yang identitasnya belum diketahui diduga melakukan pemukulan terhadap warga lokal setelah sebelumnya sempat ditegur karena mengendarai sepeda motor dalam kondisi tidak stabil. Kejadian tersebut kemudian terekam dan tersebar luas di media sosial, memicu perhatian publik.
Berdasarkan keterangan dari petugas kepolisian yang berada di lapangan, insiden bermula ketika dua orang WNA mengendarai sepeda motor dari arah timur. Mereka diduga dalam pengaruh minuman beralkohol saat melintas. Seorang warga lokal yang melintas di lokasi sempat menegur karena dianggap mengganggu lalu lintas. Setelah berhenti di depan sebuah warung, salah satu WNA meminta warga lokal tersebut berhenti dan menyalahkan korban atas kecelakaan ringan yang diduga terjadi.
Ketegangan pun memuncak saat terjadi perselisihan verbal yang berujung pada dugaan pemukulan oleh salah satu WNA terhadap korban. Namun, beberapa saat kemudian, seorang WNA lain yang melintas berhenti dan berusaha menolong korban. Setelah itu, pelaku yang diduga melakukan penganiayaan langsung meninggalkan lokasi. Korban juga kemudian meninggalkan tempat kejadian setelah kejadian tersebut.
Petugas kepolisian dari Polsek Mengwi telah melakukan pengecekan lapangan dan mengumpulkan keterangan saksi, termasuk dari seorang saksi bernama Sofyan Efendi (22). Rekaman video dari lokasi juga telah diperiksa sebagai bahan penyelidikan. Penyidik kini tengah memproses identifikasi terduga pelaku dan korban, serta menyelidiki secara mendalam kronologi kejadian.
Tujuan utama dari penyelidikan adalah menetapkan status hukum terhadap pelaku, memastikan keadilan bagi korban, serta memberikan pesan tegas bahwa tindakan kekerasan, terlepas dari latar belakang pelaku, tidak akan ditoleransi. Polisi menegaskan bahwa semua proses akan berjalan sesuai hukum dan transparan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Tim Jibom Brimob Polda Babel melakukan sterilisasi lokasi ledakan di penampungan besi tua di Belitung untuk memastikan tidak ada ancaman susulan dan mengungkap penyebab kejadian.
25 Oktober 2026

Houthi Lancarkan Serangan Berulang ke Kota Suci, Pemimpin Masjidil Haram Kecam Keras
Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengecam keras serangan rudal dan drone Houthi terhadap Makkah dan Madinah, menyatakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan norma kemanusiaan internasional.
25 Oktober 2026

NASA Soroti Lonjakan Kebakaran di Papua dan Kalimantan
NASA mencatat kebakaran hutan dan lahan di Papua serta Kalimantan mencapai level tertinggi sepanjang 2026, didorong El Niño dan aktivitas manusia, dengan emisi karbon melampaui rekor sebelumnya.
25 Oktober 2026

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA

