WSBP Dihentikan Sementara Perdagangan Gara-Gara Tunda Bayar Bunga Obligasi
Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham Waskita Beton Precast karena gagal bayar bunga obligasi ke-8 pada 25 September 2026, menimbulkan kekhawatiran atas kelangsungan usaha perusahaan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 09.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menghentikan sementara perdagangan saham PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mulai sesi I Periodic Call Auction pada Senin, 28 September 2026. Keputusan ini diambil karena perusahaan belum memenuhi kewajiban pembayaran bunga obligasi untuk dua seri utang, yaitu WSBP01 dan WSBP02, yang seharusnya dilakukan pada 25 September 2026. Penghentian berlaku hingga ada pengumuman lebih lanjut dari pihak bursa.
Penghentian perdagangan dilatarbelakangi oleh kegagalan perusahaan dalam menyelesaikan pembayaran bunga ke-8 dari dua seri obligasi yang diterbitkan pada tahun 2022. BEI menilai penundaan tersebut mencerminkan adanya keraguan terhadap kemampuan perusahaan untuk terus beroperasi secara berkelanjutan, atau yang dikenal sebagai kekhawatiran terhadap asumsi *going concern*. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas pasar dan memastikan transparansi dalam perdagangan efek.
Selain itu, saham WSBP tetap berada dalam kategori Papan Pemantauan Khusus, yang menunjukkan status perusahaan dalam kondisi rentan. BEI menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada seluruh pihak terkait, terutama investor, agar dapat mengambil keputusan berdasarkan data yang akurat dan terkini. Manajemen BEI menyerukan agar semua pemangku kepentingan tetap mengikuti update resmi dari perusahaan.
Keputusan suspensi ini menandai langkah tegas dari regulator terhadap perusahaan yang mengalami tekanan likuiditas, khususnya dalam konteks kewajiban utang jangka pendek. Penundaan pembayaran bunga yang berulang kali terjadi menjadi indikator utama ketidakmampuan perusahaan dalam menjaga kewajiban keuangan, yang berpotensi memengaruhi kepercayaan pasar dan nilai saham jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

170 Bidang Tanah di Ngawi Ditetapkan untuk Pemanfaatan Berkelanjutan
Sebanyak 170 bidang tanah di Desa Dampit, Ngawi, resmi mendapatkan kepastian pemanfaatan melalui perjanjian hak pengelolaan, mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
29 September 2026

Samsat Keliling Beroperasi di 14 Titik Jadetabek
Polda Metro Jaya hadirkan layanan Samsat Keliling di 14 lokasi di wilayah Jadetabek untuk memudahkan wajib pajak membayar PKB secara langsung.
29 September 2026

Insentif Fiskal untuk TPT Harus Dijaga Konsistensi dan Efektivitasnya
Pemerintah sedang mengkaji insentif fiskal untuk industri tekstil dan produk tekstil, namun Apindo menekankan perlunya desain kebijakan yang tepat, akses mudah, dan dukungan menyeluruh agar daya saing industri meningkat secara berkelanjutan.
29 September 2026

BI Pilih Keseimbangan Antara Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Bank Indonesia menekankan keseimbangan antara menjaga stabilitas nilai tukar dan mendukung pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan moneter yang hati-hati dan terukur.
29 September 2026
Berita Lainnya

Museum Bing Slamet Dibangun untuk Wariskan Warisan Seni
Selasa, 29 September 2026, 09.30 WITA

Evakuasi Hiu Paus di Wakatobi dan Permohonan Maaf Gibran
Selasa, 29 September 2026, 09.29 WITA

Aktivitas Fisik Sesuai Usia Dongkrak Tumbuh Kembang Anak
Selasa, 29 September 2026, 09.20 WITA

Cedera Hamstring pada Atlet: Penyebab, Pencegahan, dan Langkah Pemulihan
Selasa, 29 September 2026, 09.19 WITA

Pemerintah Percepat Uji Coba MLFF untuk Transaksi Tol Nirsentuh
Selasa, 29 September 2026, 09.14 WITA

Proses Balik Nama dan Mutasi Sepeda Motor Wajib Dilakukan
Selasa, 29 September 2026, 09.14 WITA

OpenAI Perkenalkan GPT-6 Sol dan Luna, Lebih Cepat dan Hemat Biaya
Selasa, 29 September 2026, 09.11 WITA

Netanyahu Siapkan Tuntutan ke ICC atas Erdogan
Selasa, 29 September 2026, 09.06 WITA

