Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Yunani Kembali ke Pasar Maju, Pemulihan Ekonomi Tercatat

Pada 2026, pasar saham Yunani resmi kembali masuk kategori developed market setelah melalui reformasi panjang dan pemulihan keuangan yang signifikan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 17.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Yunani Kembali ke Pasar Maju, Pemulihan Ekonomi Tercatat📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pasar modal Yunani berhasil menyelesaikan fase transisi panjang dengan kembali dikelompokkan sebagai pasar maju, setelah sebelumnya dicabut statusnya pada 2013 akibat krisis utang. Keputusan ini diambil oleh FTSE Russell dan disahkan mulai September 2026, yang secara resmi memindahkan 62 saham Yunani dari kategori advanced emerging market ke developed market. Perubahan ini menjadi pengakuan atas kesuksesan reformasi struktural yang telah dilakukan selama lebih dari satu dekade.

Kenaikan klasifikasi memicu lonjakan aktivitas pasar, terutama pada lelang penutupan perdagangan saat pengumuman resmi. Nilai transaksi saham di Bursa Athena mencapai 4,26 miliar euro—angka tertinggi sepanjang sejarah—melebihi rekor sebelumnya di 2008. Pergerakan ini dipicu oleh keharusan dana indeks pasar maju untuk menyesuaikan portofolio mereka, yang menghasilkan permintaan besar terhadap saham Yunani.

Tidak hanya FTSE Russell, lembaga indeks STOXX juga telah mengklasifikasikan Yunani sebagai pasar maju, memungkinkan sembilan perusahaan tercatat—termasuk National Bank of Greece dan PPC—masuk ke indeks STOXX Europe 600. Peningkatan akses ini diharapkan membuka peluang pembiayaan baru bagi korporasi lokal dan memperluas basis investor internasional. Namun, pemerintah menekankan bahwa stabilitas jangka panjang bergantung pada konsistensi kebijakan fiskal dan reformasi yang berkelanjutan.

Peningkatan kredibilitas ekonomi juga tercermin dari penilaian lembaga pemeringkat. Moody’s menaikkan prospek peringkat utang Yunani dari stabil ke positif, sementara Scope Ratings menaikkan peringkatnya dari BBB ke BBB+ dengan prospek stabil. Kedua lembaga menyoroti penurunan beban utang, surplus anggaran, dan peningkatan penerimaan pajak sebagai indikator kekuatan fundamental. Menteri Keuangan Kyriakos Pierrakakis menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari komitmen terhadap disiplin anggaran dan perbaikan institusi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya