1.512 Anak PMI Diberi Kejelasan Kewarganegaraan di Malaysia
Pemerintah Indonesia resmi menegaskan kewarganegaraan bagi 1.512 anak pekerja migran Indonesia di Malaysia melalui kerja sama lintas kementerian.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 12.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Republik Indonesia secara resmi memberikan penegasan status kewarganegaraan bagi 1.512 anak pekerja migran Indonesia (PMI) yang tinggal di Malaysia. Keputusan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kolektif dari lima kementerian, termasuk Kementerian Hukum, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Luar Negeri. Penegasan dilakukan secara bertahap di empat lokasi strategis: Kuala Lumpur, Kota Kinabalu, Tawau, dan Johor Bahru.
Program ini bertujuan mengatasi persoalan kepastian hukum yang selama ini menghambat akses anak-anak PMI terhadap hak dasar. Menteri Hukum menegaskan bahwa ketiadaan kewarganegaraan bukan sekadar masalah administratif, melainkan persoalan fundamental yang mengancam hak-hak dasar seperti pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan sosial, dan akses ke sistem kependudukan. Dengan penegasan status, anak-anak tersebut kini memiliki dasar hukum yang kuat untuk memperoleh perlindungan dan akses layanan publik.
Dalam dialog langsung dengan sekitar 300 PMI di KBRI Kuala Lumpur, Menteri Hukum menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang dialami anak-anak bangsa yang lahir di luar negeri namun tidak memiliki dokumen kebangsaan. “Kami hadir di sini bukan hanya untuk memberikan dokumen, tetapi untuk menegaskan bahwa mereka adalah bagian dari Indonesia, dan hak-hak mereka harus dijamin secara utuh,” tegasnya.
Pemberian kejelasan kewarganegaraan ini menjadi langkah konkret dalam upaya perlindungan terhadap generasi penerus pekerja migran. Dengan status yang sah, anak-anak tersebut tidak hanya bisa menikmati layanan dasar, tetapi juga memiliki perlindungan hukum saat menghadapi permasalahan di negara penempatan. Program ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga keutuhan dan kesejahteraan warga negara, terlepas dari lokasi tempat mereka dilahirkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


