Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

1.776 Hektare Lahan Terbakar, BNPB Perkuat Satgas Darat dan Udara di Jambi

BNPB optimalkan dukungan operasional dan keuangan bagi satgas darat dan udara di Jambi untuk percepatan pemadaman karhutla yang menjangkau 1.776 hektare.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 08.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
1.776 Hektare Lahan Terbakar, BNPB Perkuat Satgas Darat dan Udara di Jambi📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi terus menjadi perhatian serius pemerintah pusat, dengan luas area terdampak mencapai 1.776 hektare. Dalam rapat koordinasi teknis yang digelar di Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Kota Jambi, Kepala BNPB menegaskan pentingnya peningkatan sinergi antarinstansi dalam penanganan darurat. Fokus utama kini diberikan pada optimalisasi operasi gabungan yang melibatkan satuan darat dan udara untuk mempercepat pemadaman serta pendinginan titik api.

Kepala BNPB menyampaikan bahwa sejumlah mekanisme dukungan telah disiapkan untuk memperkuat kinerja satgas lapangan. Di antaranya adalah penyaluran bantuan keuangan dalam bentuk uang semangat bagi seluruh petugas yang terlibat, termasuk anggota TNI, Polri, BPBD, petugas pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat setempat. Dukungan ini ditujukan untuk meningkatkan motivasi dan konsistensi kerja dalam kondisi yang menantang.

Hingga saat ini, jumlah personel yang diterjunkan untuk operasi pemadaman mencapai 5.984 orang, tersebar di berbagai titik rawan kebakaran. Kepala BNPB menekankan bahwa efektivitas penanganan di lapangan akan menjadi penentu keberhasilan dalam mengendalikan penyebaran api, terutama di wilayah dengan kondisi tanah kering dan angin kencang yang memperparah situasi.

Upaya ini merupakan bagian dari strategi nasional penanggulangan karhutla di enam provinsi prioritas. Dengan pendekatan koordinatif dan peningkatan logistik serta dukungan operasional, pemerintah berharap dapat mencegah perluasan area terbakar dan mengurangi dampak lingkungan serta sosial yang ditimbulkan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya